Supomo Masuk Radar PKS Di Pilwakot Makassar

Laporan Wartawan Tribun Timur, Yasdin

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR,- Meski memprioritaskan kader internal, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap terbuka kepada kandidat eksternal yang memiliki kans bertarung di Pilwakot Makassar. Sejumlah nama telah masuk radar PKS. Nama-nama tersebut akhir-akhir ini juga telah santer dikabarkan akan bertarung pada kursi 01 dan 02 Makassar. Bahkan terang-terangan, PKS menyebut nama Wakil Wali Kota Makassar, Supomo Guntur masuk dalam incaran PKS.

" Komunikasi juga telah kita jalin dengan kandidat non kader untuk berkoalisi yaitu Supomo Guntur, Idris Manggabarani, Rahmat Endong Patompo, dan Rusdin Abdullah," kata Asriady Samad, Ketua Bappilu PKS Kota Makassar, Senin (28/1/2013).

Dua dari empat nama yang disebut PKS, Supomo Guntur dan Rusdin Abdullah bahkan telah gencar memasang atribut sosialisasi. Namun, komunikasi PKS dengan sepertinya bakal tersendat, pasalnya baik Supomo maupun Rusdin sama-sama menginginkan kursi wali kota. Selain itu, khusus untuk Supomo, PKS masih harus menunggu bola muntah dari Golkar,partai yang dipimpin Supomo di Kota Makassar.

Jika Supomo terpental dari Golkar alias tidak diusung karena kalah bersaing dengan sejumlah nama, seperti Farouk M Beta, Kadir Halid, dan adik kandung Ketua DPD Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Haris Yasin Limpo, kemungkinan niat PKS akan terwujud. Namun, PKS mesti menunggu karena sejauh ini Golkar juga tidak berani mengumumkan calonnya di Pilwakot Makassar tahun ini.

Asriady menambahkan, calon non partai yang bakal diusung PKS masih akan dikaji sesuai dengan potensi kemenangan yang didasarkan pada aturan partai. " Nanti kita lihat peluang menangnya dan kesiapan masing-masing. Siapa yang paling siap dan berpeluang menang tentu dia yang 01, 02 tentu menguatkan," tambahnya.

Baca  Juga  :

  • Baru Sepekan Kenal Sudah Disetubuhi Dua Kali 9 menit lalu
  • Pembunuh Iseng Itu Divonis Penjara 10 Tahun 11 menit lalu
  • 270 Pilkades Dibatalkan, Perangkat Desa Datangi DPRD 16 meni
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.