Suporter Argentina Habiskan Tabungan Nonton Piala Dunia, Kini Bingung Bayar Sewa

Merdeka.com - Merdeka.com - Gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar telah berakhir. Dalam laga puncak, Timnas Argentina keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Timnas Prancis melalui adu penalti dengan skor 4-2.

Di balik kesuksesan Timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022, banyak menyimpan cerita menarik. Salah satunya kisah perjuangan suporter yang rela meninggalkan keluarga hingga menghabiskan tabungan yang dimiliki demi mendukung Argentina menjuarai Piala Dunia Qatar 2022.

Suporter pria muda bernama Balen Godoy (24), mengaku dirinya rela meninggalkan keluarga hingga menguras tabungannya demi mendukung Timnas Argentina menjuarai Piala Dunia Qatar 2022. Tak tanggung-tanggung Godoy sengaja berada di Qatar hingga laga final berlangsung.

"Saya meninggalkan keluarga saya. Saya menghabiskan semua tabungan saya," kata Godoy kepada Associated Press, dikutip Rabu (28/12).

Godoy menyadari, keputusannya untuk menghabiskan uang tabungan demi mendukung Timnas Argentina bakal berbuntut panjang. Salah satunya kesulitan finansial di tengah krisis ekonomi yang melanda Argentina.

"Saya akan kembali ke Buenos Aires dan saya tidak tahu bagaimana saya akan membayar sewa, tetapi tidak ada yang bisa mengambil apa yang telah saya jalani," ucap Godoy.

Cinta Sepak Bola

Akan tetapi, kecintannya terhadap sepak bola membuatnya rela meninggalkan keluarga di Argentina hingga menghabiskan uang tabungan yang dimiliki.

"Sepak bola bagi saya adalah segalanya," kata Belen Godoy yang berusia 24 tahun, yang telah berada di Doha selama sebulan dan menghadiri hampir setiap pertandingan Argentina dengan membeli tiket yang dijual kembali.

Diketahui Argentina salah satu negara penggila sepak bola yang terkenal dengan pemain kelas dunia dan krisis ekonomi yang berulang. Namun, penggemar Argentina membuat pengorbanan besar untuk berada di Qatar untuk melihat tim mereka mencoba memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 36 tahun.

Bersemangat dan berisik, euforia di Doha telah berkembang menjadi irama "Muchachos" - lagu tidak resmi para penggemar - dan dengan setiap kemenangan Lionel Messi dan timnya menjelang final hari Minggu melawan juara bertahan Prancis. [idr]