Suporter Bola Ribut dengan Warga di Gejayan, Satu Sepeda Motor Dirusak

Merdeka.com - Merdeka.com - Serombongan pengendara sepeda motor yang diduga merupakan suporter sepakbola dari Solo terlibat keributan dengan warga di Jalan Affandi, Gejayan, Kabupaten Sleman, Senin (25/7).

Gesekan ini menyebabkan sebuah sepeda motor jenis metik dengan nomor polisi AD yang tertinggal di tempat kejadian menjadi sasaran pengrusakan di bagian bodi motor dan spion.

Salah seorang saksi mata, Yono menyebut saat kejadian ada rombongan yang diduga merupakan suporter dari Solo. Suporter ini sempat memprovokasi dengan berteriak-teriak dan kemudian dikejar oleh warga.

"Tadi ada keributan di sana. Tahu-tahu ribut. Infonya suporter dari Solo. (Motornya) plat AD dari Solo. Rombongan tadi enggak bawa bendera, teriak-teriak provokasi doang," ujar Yono.

Dia menceritakan saat dikejar warga ini ada satu sepeda motor dengan nomor polisi AD tertinggal dan pemiliknya tidak diketahui. Motor tersebut kemudian jadi sasaran perusakan oleh warga yang mengejar.

"Awalnya dikejar warga terus ada motor tertinggal. Warga saat itu sudah emosi (akhirnya motor dirusak," terangnya.

Yono menambahkan saat kejadian gesekan itu ada pula seorang dari rombongan yang terjatuh. Kemudian orang itu dibawa teman-temannya ke arah utara.

"Ada satu yang tergeletak. Terus digotong teman-temannya. Terus dibawa pergi," tutur Yono.

Terpisah, Kapolsek Depok Barat AKP Mega Tetuko mengatakan saat ini kondisi Jalan Affandi sudah kondusif. Arus lalu lintas juga sudah kembali lancar.

"Sudah kondusif," tutur Mega. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel