Suporter dari Kelompok LGBT Diminta Menghormati Aturan Selama Piala Dunia 2022

Bola.com, London - Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly, meminta suporter dari kelompok LGBT menghormati aturan selama Piala Dunia 2022. Imbauan itu diungkapkan agar para suporter mendapatkan jaminan keamanan dan bisa menikmati turnamen tersebut.

James Cleverly mengaku sidah berbicara dengan pihak berwenang di Qatar mengenai hal tersebut. Seperti diketahui, Qatar merupakan negara yang menentang keras adanya eksistensi dari kelompok LGBT.

James Cleverly berharap, para suporter dari kelompok LGBT bisa sejenak berkompromi dengan hal tersebut. Mereka diimbau untuk menghomari budaya dan norma yang berlaku di Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

"Mereka mengetahui itu dan mereka harus membuat beberapa kompromi dalam hal apa itu negara Islam. Dengan seperangkat norma budaya yang sangat berbeda dengan kita sendiri," kata James Cleverly seperti dikutip CNN.

Hormati Aturan

Kurang lebih 3 bulan lagi putaran final Piala Dunia 2022 Qatar akan dimulai. Iconic Lusail Stadium terpilih sebagai venue pembuka dan penutup ajang pesta akbar sepak bola 4 tahunan sejagat ini. Tak salah jika Iconic Lusail Stadium terpilih dalam dua laga tersebut dan beberapa laga lainnya karena menjadi stadion terbesar dari 8 stadion yang digunakan di Qatar nanti. Mau tahu seperti apa suasana Iconic Lusail Stadium yang telah menggelar laga uji coba resmi tersebut? Berikut profil singkatnya. (AFP/Mustafa Abumunes)
Kurang lebih 3 bulan lagi putaran final Piala Dunia 2022 Qatar akan dimulai. Iconic Lusail Stadium terpilih sebagai venue pembuka dan penutup ajang pesta akbar sepak bola 4 tahunan sejagat ini. Tak salah jika Iconic Lusail Stadium terpilih dalam dua laga tersebut dan beberapa laga lainnya karena menjadi stadion terbesar dari 8 stadion yang digunakan di Qatar nanti. Mau tahu seperti apa suasana Iconic Lusail Stadium yang telah menggelar laga uji coba resmi tersebut? Berikut profil singkatnya. (AFP/Mustafa Abumunes)

James Cleverly menyebut, suporter dari kelompok LGBT sudah mengetahui aturan ketat yang ada di Qatar selama Piala Dunia 2022. James Cleverly menegaskan, agar mereka menghormati aturan tersebut selama berada di Qatar.

"Salah satu hal yang akan saya katakan kepada suporter sepak bola adalah, Anda sudah mengetahuinya, tolong hormati negara tuan rumah," tegas James Cleverly.

Piala Dunia 2022 akan digelar pada 20 November sampai 18 Desember mendatang. Sebanyak 32 tim dari lima konfederasi akan bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Aturan Ketat

Bagi kalian yang ingin menyaksikan tontonan menarik sepanjang Piala Dunia 2022, EMTEK Group melalui Surya Citra Media Tbk, yang menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2022.
Bagi kalian yang ingin menyaksikan tontonan menarik sepanjang Piala Dunia 2022, EMTEK Group melalui Surya Citra Media Tbk, yang menjadi pemegang hak siar Piala Dunia 2022.

Selain masalah LGBT, Qatar juga memberikan aturan ketat mengenai konsumsi minuman beralkohol hingga seks selama Piala Dunia 2022. Qatar melarang segala bentuk minuman beralkohol hingga kegiatan seks bebas.

Aturan ketat ini tentu saja menjadi culture shock bagi para suporter yang berasal dari Barat. Minuman beralkohon dilarang beredar di tempat umum.

Selain itu, para suporter juga dilarang berada dalam kamar hotel yang sama tanpa adanya ikatan pernikahan. Qatar merupakan negara yang menganut norma ketimuran dan menjunjung tinggi nila-nilai agama Islam.

Unggahan Piala Dunia 2022

 

 

 

View this post on Instagram

A post shared by FIFA World Cup (@fifaworldcup)

Hasil Undian Piala Dunia 2022

<p>Piala Dunia 2022 - Hasil Undian Piala Dunia 2022 (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Piala Dunia 2022 - Hasil Undian Piala Dunia 2022 (Bola.com/Adreanus Titus)