Suporter di Balik Episode Terakhir Piala Menpora Persija Vs Persib

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tak terasa Piala Menpora 2021 sudah sampai di fase terakhir. Persija Jakarta dan Persib Bandung bertemu di partai final demi mahkota juara.

Persija berpeluang mengakhir kompetisi ini dengan manis. Mereka mengantongi keunggulan 2-0 di partai final leg pertama.

Dan, pada partai final leg kedua di Stadion Mahanan Solo, Minggu 25 April 2021, mereka hanya membutuhkan hasil imbang, atau setidaknya tidak kalah dengan jumlah gol yang sama.

Jika melihat ke belakang, tak mudah untuk untuk menggulirkan ajang pramusim ini. Berbagai batu sandungan mengadang.

Maklum, dunia kini tak seperti biasa, ada pandemi COVID-19 yang membuat semuanya segala terbatas.

Rencana Piala Menpora sempat mendapatkan sejumlah kritik tajam meski digelar tanpa penonton. Takutnya, ajang ini bisa menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

Selain itu, suporter menjadi salah satu yang paling dikhawatirkan. Pasalnya fanatisme mereka ditakutkan melanggar aturan-aturan ketat yang diterapkan dalam berlangsungnya Piala Menpora.

Wajar ketakutan itu ada, apalagi dalam diri PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Pasalnya, jika ada suporter yang datang, bisa saja Polri mencabut izin yang diberikan.

Parahnya, itu bisa merambat pada sulitnya izin untuk menggelar ajang sesungguhnya yakni Liga 1 dan Liga 2.

Tapi, sejak sebulan lalu digulirkan, suporter membuktikan kecitantaanya pada sepakbola dan klub mereka.

Para suporter benar-benar mengikuti aturan dengan memberikan dukungan dar rumah saja. Hingga akhirnya, turnamen ini bisa sampai ke episode terakhir yang mempertemukan Persija vs Persib.

Komitmen dan kepatuhan para suporter yang taat aturan pun mendapat apresiasi dari Menteri pemuda dan olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

Menpora Amali mengatakan para suporter dan penyelenggara Piala Menpora berhasil membuktikan komitmen untuk menjaga kesepakatan awal untuk tidak ada penonton, tidak ada kerumunan, tidak ada nonton bareng yang merupakan syarat keluarnya izin keramaian dari kepolisian.

"Alhamdulillah penerapan protokol kesehatan sungguh-sungguh dan serius disiplin, maka apa yang dikhawatirkan sebelumnya, alhamdulillah tidak terjadi. Sekali lagi apresiasi dan terima kasih," ujarnya.

"Protokol kesehatan sampai hari ini masih tetap dijalankan dengan disiplin," sambungnya.

Selain Amali, para suporter juga mendapatkan pujian dari orang nomor satu di negeri ini. Siapa lagi kalau bukan Presiden Jokowi.

"Beliau (Jokowi) sangat apresiasi dan terima kasih kepada PSSI, kepada penyelenggara dan juga pada para penggemar sepakbola seluruh Tanah Air," tutur Menpora.

Jadi, siapapun pemenangnya nanti pada laga ini, supoter adalah sosok penting yang tidak bisa di lupakan.