Suporter PSM Berharap Juku Eja Berpatisipasi di Piala Menpora 2021

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Makassar - Terbitnya izin dari kepolisian untuk turnamen pra-musim Piala Menpora 2021 disambut baik kalangan suporter PSM Makassar. Mereka pun berharap Tim Juku Eja tetap berpartisipasi pada turnamen itu, meski baru saja mendapat sanksi dari FIFA, karena lalai menunaikan kewajiban pembayaran gaji terhadap pemain asingnya pada 2020, Giancarlo Rodriguez (Brasil).

Harapan itu disampaikan Daeng Uki, Panglima Laskar Ayam Jantan kepada Bola.com, Jumat (19/2/2021) pagi WIB. Menurut Daeng Uki, keikusertaan PSM di Piala Menpora 2021 sangat berarti banyak buat suporter.

Setidaknya menunjukkan kepada publik sepak bola Indonesia bahwa PSM tetap eksis dan berusaha menyelesaikan masalahnya. Apalagi, sebelumnya CEO PSM, Munafri Arifuddin, sudah menyatakan akan mengajukan banding terkait sanksi FIFA buat timnya.

"Saat ini, banyak yang mempertanyakan eksistensi PSM di media sosial, termasuk kalangan suporter Juku Eja sendiri. Kami dari suporter juga tak mempermasalahkan apa pun hasil dari Piala Menpora 2021 yang penting PSM tetap ikut," tegas Daeng Uki.

Daeng Uki mengakui, dengan kondisi yang ada, hampir dipastikan skuad Juku Eja akan bermaterikan pemain asal Makassar atau binaan dari Akademi PSM, andai ikut di Piala Menpora 2021 yang rencananya berlangsung pada 20 Maret - 25 April 2021.

"Tidak ada masalah. Kami juga realistis melihat kondisi terkini yang dialami PSM," papar Daeng Uki.

Aturan Nobar dan Donasi Untuk Pemain

Kolase - Suporter PSM Makassar di Stadion Mattoangin (Bola.com/Adreanus Titus)
Kolase - Suporter PSM Makassar di Stadion Mattoangin (Bola.com/Adreanus Titus)

Dilain pihak, Daeng Uki juga meminta PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator turnamen Piala Menpora 2021 segera mengeluarkan petunjuk teknis atau aturan terkait nonton bareng (nobar) untuk suporter klub.

Menurut Daeng Uki hal ini penting, karena tak mungkin melarang orang datang ke warkop atau cafe yang tetap buka. Seperti yang terjadi di Makassar, semua warkop atau cafe tetap buka meski dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Rata-rata warkop atau cafe menyediakan televisi dan WiFi untuk memuaskan pelanggannya. Jadi, tidak mungkin fasilitas itu di non aktifkan saat laga Piala Menpora 2021 disiarkan langsung," ujar Daeng Uki.

Menurut Daeng Uki, ia dan kelompoknya sudah menyusun rencana menyambut pegelaran Piala Menpora 2021. Di antaranya menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang sosialisasi buat suporter lainnya, terkait aturan atau protokol kesehatan andai Liga 1 2021 jadi digulirkan.

"Kami juga akan membentuk tim yang akan mengedarkan kotak sumbangan bila ada pelanggan warkop atau cafe yang ingin menyisihkan sebagian uangnya untuk donasi buat PSM," kata Daeng Uki.

"Ini sebagai bentuk apresiasi suporter ke pemain yang tetap ingin memperkuat PSM di Piala Menpora 2021. Nantinya, donasi itu kami langsung serahkan ke kapten tim untuk dibagi ke rekan-rekannya," pungkas Daeng Uki.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: