Surabaya Dapat Penghargaan Kota dengan Udara Terbersih Se-ASEAN

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya ASEAN Environtmentally Sustaibable City (ESC) memberi penghargaan Kota Surabaya, sebagai kota besar dengan udara terbersih dalam kategori Udara Terbersih Kota Besar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, penghargaan itu lantaran kotanya mampu mengatasi persoalan lingkungan seperti polusi udara dan emisi.

"Jadi, Kota Surabaya dinilai mampu mengatasi emisi, polusi, dan itulah yang kita lakukan di Surabaya, sehingga kita mendapatkan penghargaan ini," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui siaran pers usai menerima penghargaan dalam acara “The 5 ASEAN ESC Award and the 4 Certificate of Recognition” di Jakarta, Kamis (21/10/2021), dilansir dari Antara.

Seusai menerima penghargaan itu, Eri Cahyadi mengatakan ada beberapa kategori dalam penghargaan ini, yaitu clean air, clean land, dan clean water. Sedangkan Kota Surabaya mendapatkan penghargaan dengan kategori clean air (udara bersih) di seluruh ASEAN.

"Jadi, Kota Surabaya dinilai mampu mengatasi emisi, polusi, dan itulah yang kita lakukan di Surabaya sehingga kita mendapatkan penghargaan ini," ujar Eri.

Menurut ia, penghargaan kategori udara terbersih di tingkat ASEAN ini baru pertama diraih Kota Surabaya sebab selama ini Surabaya belum pernah mendapatkan penghargaan semacam ini di tingkat ASEAN.

"Baru 2021 ini kita dapat penghargaan ini," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dampak Kesehatan

Area parkir di Taman Parkir Wijaya Kusuma, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Dok Dinas Perhubungan Kota Surabaya)
Area parkir di Taman Parkir Wijaya Kusuma, Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Dok Dinas Perhubungan Kota Surabaya)

Eri juga menjelaskan cara Surabaya dalam mengatasi emisi dan polusi udara, salah satunya dengan cara memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH).

Selain itu, pemkot juga selalu membuat inovasi yang terbaik demi masyarakat dan Kota Surabaya, baik dari sisi airnya, tanah, dan juga udaranya.

"Itu kita kembangkan secara terus menerus," katanya.

Wali Kota Eri mencontohkan sejumlah mangrove yang tersebar di beberapa titik di Kota Surabaya. Mangrove itu terus dikembangkan menjadi tempat wisata, sehingga itu dapat mengurangi polusi dan dapat mengangkat fungsi tanah menjadi lebih bagus, fungsi air menjadi lebih bagus dan melakukan beberapa perawatan kepada airnya.

"Itu yang terus kita lakukan dan itu insya-Allah yang menjadi salah satu penilainnya," ujarnya.

Meski begitu, Eri menegaskan bahwa sebenarnya tujuan utamanya bukan penghargaan. Tapi yang paling diinginkan adalah semua yang dilakukannya memberikan dampak untuk kesehatan dan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Surabaya.

"Sekali lagi tujuan utama bukan penghargaan, tetapi kita selalu ingin menjadikan yang terbaik untuk kebaikan masyarakat Kota Surabaya, apakah itu dari air, tanah, udara, dan itu kita kembangkan terus menerus," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel