Surat Duka Tantowi Yahya untuk Glenn Fredly: Langit Serasa Runtuh

Adinda Permatasari, Isra Berlian

VIVA – Glenn Fredly meninggal dunia pada Rabu sekitar pukul 18.00 di Rumah Sakit Setia Mitra, Cilandak, Jakarta Selatan. Kepergian Glenn menimbulkan duka yang mendalam bagi para musisi di Tanah Air, termasuk Tantowi Yahya yang kini bertugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk New Zealand, Samoa & Kingdom of Tonga dan Roving Ambassador to the Pacific.

Melalui surat yang diterima awak media, Tantowi Yahya kembali mengenang sosok Glenn Fredly. Ia menyebut Glenn bukan hanya seorang musisi tetapi juga seorang aktivis perjuangan perbaikan nasib penggiat musik di Tanah Air.

Bagi Tantowi, semenjak dirinya bertugas sebagai Duta Besar, Glenn merupakan salah satu kawannya saling bertukar pikiran dalam menghadirkan Indonesia melalui musik di komunitas Melenesia dan Polinesia. Berikut ini surat yang disampaikan Tantowi Yahya.

Obituary

Pagi ini langit serasa runtuh ketika membaca berita dari tanah air, Glenn Fredly meninggal. Langit Wellington  yang berawan gelap terasa semakin kelam. Tidak cukup kata untuk melukiskan betapa remuknya hati ini. Sungguh, kita belum siap menerima kenyataan ini.

Glenn memang istimewa. Dia bukan sekedar seniman komplit, dia aktivis perjuangan perbaikan nasib penggiat musik Indonesia yang tidak pernah letih. Di negeri kita memperjuangkan ini bukan pekerjaan mudah namun dia terus bergerak karena dia bukan seniman yang selfish. Sejak saya ditempatkan sebagai Dubes RI di Pasifik, Glenn kawan berpikir dan diskusi yang kritis dalam menghadirkan Indonesia di komunitas Melanesia dan Polinesia di Pasifik melalui musik. 

Bersama beberapa teman yang juga punya passion yang sama, Glenn sedang dalam perjuangan panjang  memperbaiki ekosistem bisnis musik di Indonesia agar berkeadilan bagi pelakunya dan berkelanjutan industrinya, Tuhan memanggilnya pulang. Meski berat tapi Tuhan pasti punya rencana lebih baik buatnya.

Selamat jalan Glenn. Karya-karya hebatmu akan membuatmu terus hadir. Ketika penggiat musik di Indonesia sejahtera karena adanya keadilan, salah satu nama yang akan disebut adalah Glenn Fredly. Ketika nama Indonesia semakin berkibar dan eksis di Pasifik, saya pasti akan menyebut namamu.

Rest in Peace modern day hero

Tantowi Yahya
Dubes Keliling RI untuk Pasifik

Glenn Fredly meninggal di usia 44 tahun karena meningitis atau radang selaput otak. Glenn meninggalkan seorang istri yang juga merupakan penyanyi, Mutia Ayu dan seorang putri berusia 40 hari. 

Jenazah Glenn rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir siang hari ini. Jenazah Glenn Fredly saat ini tengah berada di Gereja Sumber Kasih. Pihak keluarga siang ini akan mengadakan ibadah pelepasan jenazah sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir.