Surat Keluhkan Bau Badan Mahasiswa Viral, Ini Penjelasan Ketua Jurusan Arsitektur USK

Merdeka.com - Merdeka.com - Surat yang memuat keluhan dosen atas bau badan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) viral di media sosial. Ketua Jurusan (Kajur) Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik USK, Laina Hilma Sari pun memberi penjelasan terkai dokumen yang ditandatanganinya itu.

Laina menyatakan surat itu memang dikeluarkan pihaknya untuk para mahasiswa jurusan Arsitektur dan Perencanaan.

"Kami khususkan memang untuk mahasiswa jurusan Arsitektur dan Perencanaan. Kita beri nasihat untuk menjaga kebersihan badan," katanya, Kamis (14/11).

Dia menyebut, sebagai ketua jurusan, dirinya punya hak untuk memberi nasihat kepada mahasiswa di internal jurusan. Menurutnya, surat pemberitahuan itu dimaksudkan demi untuk kebaikan bersama.

"Semoga dapat memberikan kebaikan untuk semua. Dan saya memohon maaf bila ada yang tidak berkenan dengan surat ini," ujarnya.

Nasihat untuk Mahasiswa dan Pengajar

Laina mengatakan, perkuliahan adalah majelis ilmu yang mulia dan harus dijaga dengan kebersihan hati dan jasmani.

"Jadi (surat) ini menjadi nasihat untuk anak-anak di jurusan kami, dan termasuk untuk kami juga para pengajar," tuturnya.

Sebelumnya, surat yang ditandatangani Laina viral di media sosial. Surat itu memuat informasi mengenai dosen yang mengeluhkan bau badan mahasiswa. Surat itu meminta mahasiswa memperhatikan bau badan lengkap dengan cara mengatasinya.

Surat bernomor B/885/UN11.1.4/4/LL/2022 itu menyebutkan banyak mahasiswa di jurusan itu yang memiliki bau badan hingga menyebabkan dosen mengeluh.

"Padahal kegiatan belajar dan asistensi dengan dosen akan memberikan waktu yang banyak untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal ini menyebabkan banyaknya keluhan dosen, terutama pada saat asistensi," tulisnya.

Panduan Kurangi Bau Badan

Pada surat itu tertera pula beberapa panduan bagi mahasiswa untuk mengurangi bau badan, di antaranya mandi secara teratur, gunakan sabun antibakteri, keringkan badan dengan baik, pilih pakaian sejuk, ganti baju dan pakaian dalam secara teratur, kurangi makan minyak dan bawang.

Mahasiswa juga diingatkan agar memperhatikan ketiak yang merupakan area paling berkeringat menyebabkan bau badan.

"Para mahasiswa harus merawat area tersebut dengan cara menggunakan antiperspirant, gunakan daun sirih, cuka apel, baking soda, jus lemon, dan tea tree oil," tulisnya.

Mahasiswa juga diminta menghindari pemakaian deodorant berlebihan, menghentikan kebiasaan merokok, karena itu akan membuat bau badan lebih terasa.

Di akhir isi surat, mahasiswa diminta agar mengindahkan peringatan tersebut serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

[yan]