Surat Sakti Rashford Kritik Kebijakan Pemerintah Inggris soal Makanan

Satria Permana

VIVA – Striker Manchester United, Marcus Rashford, begitu berani dalam menyuarakan pendapatnya terkait kebijakan pemerintah Inggris yang akan menghapus makanan gratis di sekolah. Rashford mengaku tak setuju dengan langkah yang diambil oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, yang tak lagi memberikan makanan gratis kepada para pelajar selama musim panas.

Sebab, menurut Rashford, kebijakan itu akan menimbulkan masalah baru. Banyak pelajar yang dipastikan kelaparan jika voucher makan gratis di sekolah dicabut.

Di masa pandemi virus corona COVID-19, memang banyak pelajar yang mengandalkan voucher tersebut. Mereka rela datang ke sekolah demi dapat makanan gratis karena ekonomi orang tuanya yang kurang mapan.

Kini, voucher itu terancam dicabut oleh pemerintah Ingris. Alasannya, pemerintah Inggris mau mengurangi beban pengeluaran negara yang muncul akibat voucher tersebut.

Baca juga: Gantung Jadon Sancho, MU Ternyata Tak Sanggup Bayar

Rashford dengan berani menulis surat untuk pemerintah Inggris agar bisa membatalkan kebijakan itu. Tanpa ragu, dia melontarkan kritik terkait kebijakan penarikan voucher makan gratis di sekolah.

"Pemerintah telah mengambil tindakan apa pun demi kepentingan ekonomi. Saya meminta, per hari ini, untuk membuka pemikiran, melindungi seluruh anak-anak yang kurang beruntung di seluruh Inggris," begitu isi surat Rashford dilansir The Sun.

"Saya mengajak Anda semua, mendengar isi hati mereka dan bersikap humanis. Tolong, pertimbangkan kembali keputusan penarikan voucher makanan sepanjang liburan musim panas dan berikan jaminan. Di Inggris, pada 2020, banyak isu yang perlu dipecahkan. Tolong, ketika seluruh mata di negara ini tertuju pada Anda, ralat keputusan itu dan lindungi nyawa dari seluruh orang yang kurang beruntung, jadikan mereka prioritas," lanjutnya.

Striker MU, Marcus Rashford (tengah), dalam aksi sosial

Rashford memang begitu aktif memperjuangkan hak anak-anak. Selama pandemi virus corona, pemain 22 tahun itu sudah mengeluarkan £20 juta atau setara Rp354 miliar untuk memberi makan lebih dari tiga juta anak-anak di seluruh Inggris.

Baca juga: MU yang Tak Bisa Move On dari Sir Alex Ferguson

Dia juga bekerja sama dengan organisasi FareShareUK untuk menggalang dana demi menyediakan makanan gratis kepada anak-anak yang kurang beruntung. Tak jarang, Rashford terjun langsung dalam proses distribusi makanan.

"Sekitar 1,3 juta anak di Inggris telah mendaftarkan diri untuk mendapat makanan gratis di sekolah. Seperempat dari mereka, tak menerima sokongan itu sejak layanan ditutup karena pandemi virus corona," tulis Rashford.