Surat Terbuka Persatuan Dokter AS: Jauhi Kerumunan, Covid-19 Bukan Taktik Politik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, New York - Persatuan dokter di Putnam County, New York, Amerika Serikat membuat surat terbuka soal virus corona covid-19. Surat itu dirilis di Facebook Departemen Kesehatan Putnam County, pekan ini.

Para dokter menulis kalau mereka merupakan garda terdepan dalam peperangan melawan covid-19 di Putnam County. Dalam suratnya, persatuan dokter meminta warga untuk serius menangani wabah ini.

"Covid-19 bukanlah tipuan, apalagi taktik politik. Ini adalah penyakit virus yang nyata dan dapat menyebabkan gejala ringan hingga sesak napas serta demam yang parah."

Putnam County merupakan wilayah di AS yang paling parah terjangkit covid-19. Mengutip dari The Courier dan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), wilayah ini mengalami peningkatan pasien covid-19 hingga sembilan kali lipat.

"Ada orang yang bisa pulih hanya dalam beberapa hari, ada juga yang sampai berbulan-bulan. Bahkan, yang lainnya membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Beberapa lainnya mengalami kerusakan jangka panjang pada jantung dan paru-paru hingga meninggal dunia," bunyi surat terbuka dokter AS soal covid-19.

Rumah Sakit Penuh

Ilustrasi Cek Fakta
Ilustrasi Cek Fakta

Dalam surat terbuka tersebut, para dokter mengatakan, akibat pelonjakan kasus covid-19 hingga sembilan kali lipat, lima rumah sakit yang ada di Putnam County sudah penuh.

"Sudah ada orang Putnam County dengan kasus covid-19 yang harus dirawat di rumah sakit Toledo. Itu terjadi karena lima rumah sakit di sini sudah mencapai kapasitas maksimum untuk pasien covid-19."

Kondisi ini membuat para dokter di Putnam County kewalahan. Mereka pun meminta warga di sana memakai masker setiap keluar rumah.

"Pakai itu (masker). Tetaplah pakai saat Anda bersama orang yang tidak tinggal di rumah Anda. Tutupi hidung dan mulut Anda. Memakai masker tidak mungkin membahayakan hidup Anda."

Jauhi Kerumunan

Dalam surat terbuka itu, para dokter juga meminta warga Putnam County menghindari kerumunan. Para dokter menyebut penyebaran covid-19 bisa terjadi di dalam kerumunan.

"Kami paling sering melihat penyebaran covid-19 di kelompok keluarga dan tempat nongkrong untuk bersosialisasi. Ini termasuk pesta keluarga, orang tua berkumpul setelah pertandingan olahraga anak-anak mereka, pemakaman, pesta, dan resepsi pernikahan."

Para dokter juga menyadari keluhan masyarakat yang sudah berbulan-bulan harus berperang melawan pandemi covid-19. Terlebih, pandemi ini membuat aktivitas sosial menjadi terhambat.

"Apakah Anda lelah dengan covid-19? Kami juga. Bagaimanapun, kami berniat untuk melakukan segalanya, melalui rasa lelah dan kesedihan untuk menjaga kesehatan Anda," begitu bunyi surat yang ditandatangani oleh 19 dokter dan perawat praktisi.

Tentang Cek Fakta

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.