Suriah Serang Pemberontak Saat PBB Kirim Utusan Baru

Dekat Allepo, Suriah (AFP/ANTARA) - Pasukan Suriah melancarkan serangan udara terbaru dan memborbardir kubu pemberontak di kota-kota pada Sabtu, ujar pengawas, setelah PBB menunjuk seorang utusan baru untuk mencoba untuk mengakhiri konflik.


Pertempuran diintensifkan, terutama di dan sekitar Utara Aleppo, Suriah telah membuat lebih dari ribuan orang melarikan diri ke negara-negara tetangga karena komunitas masyarakat internasional terlihat seperti tidak memiliki kekuatan dalam tindakan mereka.


PBB mengatakan Jumat bahwa diplomat veteran Aljazair, Lakhdar Brahimi akan mengambil alih peran sebagai utusan internasional, menggantikan Kofi Annan, yang mundur bulan ini setelah rencana perdamaiannya mengalami kegagalan.


Brahimi mengakui ia tidak yakin dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 17 bulan, yang telah menewaskan 23.000 orang menurut keterangan para aktivis, sementara PBB menghitung jumlah korban sekitar 17.000 orang.


"Saya mungkin gagal tetapi kadang-kadang kami beruntung dan kami bisa mendapatkan terobosan," kata pria berusia 78 tahun itu kepada BBC. "Kami harus mencoba. Kami harus mengatakan bahwa orang-orang Suriah tidak ditinggalkan."


Pengangkatannya diumumkan sehari setelah PBB menyebutkan tentang waktu misi pengamat di Suriah.


Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan pada masyarakat internasional untuk memberikan dukungan "yang kuat, jelas dan terpadu" kepada utusan barunya itu, setelah Annan mengeluh misinya dilumpuhkan oleh perselisihan yang mendalam di Dewan Keamanan PBB antara sekutu Barat dan sekutu Damaskus, Beijing dan Moskow. (yg/mp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.