Surplus Pupuk Sekitar 1.460 Ton

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

BANDUNG, TRIBUN - PT Pupuk Kujang berupaya untuk mendorong dan meningkatkan hasil pertanian serta agrobisnis. Menurut Direktur Komersial PT Pupuk Kujang, Yuni Suryanto, hingga Desember 2012, ketersediaan pupuk nasional tergolong aman, dengan volume148.698,64 ton.

Angka itu terdiri atas 138.882,4 ton pupuk urea, 4.878,71 ton pupuk NPK (nitrogen, fosfor, kalium), dan 4.857,53 ton pupuk organik.

"Khusus wilayah Bandung, kebutuhan pupuk sekitar 5.500 ton. Angka itu dapat terpenuhi karena stok pupuk mencapai 6.960,3 ton. Artinya, terjadi surplus pupuk sekitar 1.460 ton," kata Yuni seusai acara Sosialisasi Surat Perjanjian Jual Beli Pupuk Bersubdisi di Hotel Aston Primera, Bandung, Jumat (28/12).

Mengenai persediaan pupuk tahun depan, General Manager Pemasaran PT Pupuk Kujang, Joko Suharto, mengatakan, pihaknya sudah mengalokasikan 1 juta ton pupuk, yakni 720 ribu ton pupuk urea, sekitar 90 ribu ton pupuk organik, dan 350 ribu ton pupuk NPK.

Menurut Joko, pihaknya memang terus mengurangi penggunaan pupuk urea secara perlahan dan lebih meningkatkan pemanfaatan pupuk NPK serta organik. Alasannya, pupuk urea hanya memiliki satu jenis zat yang dapat bermanfaat bagi tanaman, sedangkan kandungan NPK dan organik jauh lebih lengkap daripada urea.

Yuni membenarkan bahwa di Jabar, volume alokasi pupuk urea pada 2013 lebih sedikit daripada kebutuhan Jabar berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar. "Berdasarkan Pergub Jabar, kebutuhan urea pada 2013 sekitar 751 ribu ton. Alokasi kami memang lebih sedikit. Itu karena biasanya, realisasi pemenuhan kebutuhan pupuk memang lebih sedikit daripada permintaan," ujarnya.

Mengenai subsidi pupuk, Joko mengungkapkan, untuk 2013 pihaknya belum memperoleh kepastian angkanya karena penghitungannya belum final. Meski demikian, sebagai bocoran, nilai subsidi pupuk secara nasional pada 2013 sekitar Rp 15 triliun.

"Kami perkirakan, nilai subsidi bagi kami pada 2013 lebih kecil daripada 2012. Itu karena memang subsidi pupuk kecenderungannya turun setiap tahunnya. Pada 2012, subsidi bagi PT Pupuk Kujang sekitar Rp 1,35 triliun," kata Joko.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...