Survei: 57,6 Persen Setuju Ekonomi Indonesia Memburuk Akibat Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Indikator Politik Indonesia menggelar survei terkait kinerja pemerintah dalam menangani pandemi Corona Covid-19 di Indonesia.

Hasil survei menunjukkan, sebesar 57,6 persen menyebut kondisi ekonomi Indonesia memburuk akibat virus Corona Covid-19 yang telah menjangkit lebih dari 30 ribu masyarakat Indonesia itu.

"Mayoritas masyarakat menilai buruk 57,6 persen, dan sangat buruk 23,4 prsen terkait perekonomian Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanudin Muhtadi melalui keterangan tertulis, Minggu (7/6/2020).

Survei dengan tema 'Persepsi Publik Terhadap Penanganan Covid-19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politik' ini menyatakan, hanya 1,2 persen persepsi publik yang menilai kondisi ekonomi Indonesia sangat baik.

"Hanya 5,5 persen publik menilai ekonomi Indonesia masih baik. 8,9 persen menilai ekonomi Indonesia pada taraf sedang," kata Burhanudin.

Menurut dia, tren persepsi ekonomi Indonesia mengalami pemerosotan terjadi mulai Maret hingga Mei 2020. Dari 24,1 persen mencapai angka 81 persen saat pandemi Corona Covid-19 ini.

Sementara itu, kata Burhanudin, dalam tiga bulan terakhir mayoritas publik menilai kondisi ekonomi rumah tangga lebih buruk ketimbang setahun sebelumnya, yakni mencapai angka 83,7 persen.

"65,4 persen persepsi publik menilai lebih buruk," ucap dia.

 

Survei Mei 2020 Lalu

Ilustrasi Foto Vaksin (iStockphoto)

Indikator Politik Indonesia melakukan survei terkait persepsi publik penanggulangan Covid-19 dan implikasi politiknya pada 16 hingga 18 Mei 2020 lalu.

Survei menyasar 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sampel tersebut berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional di Indonesia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: