Survei: 64 Persen Warga AS Ingin Nyoblos Lewat Surat di Pilpres 2020

Liputan6.com, Washington, D.C. - Survei membuktikan mayoritas warga Amerika Serikat ingin memilih lewat pengiriman surat pada pilpres AS 2020. Ada juga yang menolaknya karena khawatir kecurangan meningkat.

Berdasarkan survei Gallup, Rabu (13/5/2020), total 64 persen mendukung memilih lewat surat dan 34 persen menolak. Persentase tertinggi yang mendukung metode tersebut adalah anak muda usia 18-29 tahun, yakni sebanyak 73 persen.

Ada silang pendapat antara Partai Demokrat dan Partai Republik terkait metode surat ini. Sebanyak 59 persen Partai Republik mengaku tidak setuju dan 76 persen dari mereka khawatir kecurangan di pilpres AS 2020 bakal meningkat.

Sebaliknya, Partai Demokrat justru semangat agar pilpres bisa lewat surat. Hanya 27 persen anggota Partai Demokrat yang khawatir akan ada lebih banyak kecurangan.

Secara total, 49 persen warga AS percaya akan ada lebih banyak kecurangan jika metode surat ini digunakan untuk pemilu. Sementara, 29 persen menyebut kecurangan akan sama saja dan ada 20 persen berkata kecurangan berkurang.

Pemilihan lewat surat sudah mulai menjadi topik perbincangan di tengah pandemi Virus Corona (COVID-19). Negara bagian California, yang basis Partai Demokrat, telah setuju metode ini.

Korea Selatan telah mencontohkan nyoblos lewat surat pada pemilihan legislatif bulan lalu.

Pilpres AS 2020 ini rencananya terlaksana pada November mendatang. Presiden petahana Donald Trump akan maju untuk periode kedua lewat dukungan Partai Republik.

Partai Demokrat kemungkinan besar memilih mantan wapres Joe Biden untuk menjadi penantang Trump. Namun, Joe Biden sendiri sedang tersandung kontroversi karena dituduh melakukan kekerasan seksual kepada sekretarisnya, Tara Reade, pada tahun 1993.

Hasil Survei Gallup:

Presiden AS Donald Trump dalam briefing melawan Virus Corona (COVID-19) di Gedung Putih. Dok: Gedung Putih

Hasil survei warga AS yang mendukung pilpres lewat surat:

Total: 64 persen pro vs. 34 persen kontra

Berdasarkan partai:

Partai Republik: 40 persen pro vs. 59 persen kontra

Partai Demokrat: 83 persen pro vs. 15 persen kontra

Independen: 68 persen pro vs. 29 persen kontra

Berdasarkan usia:

18-29 tahun: 73 persen pro vs. 26 persen kontra

30-49 tahun: 65 persen pro vs. 31 persen kontra

50-64 tahun: 62 persen pro vs. 38 persen kontra

65 tahun ke atas: 55 persen pro vs. 43 persen kontra

Survei dilaksanakan pada 14 sampai 28 April lalu.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: