Survei Indikator Politik: 56,9 Persen Masyarakat Kurang bersedia di Vaksin Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menyatakan sebanyak 56,9 persen masyarakat kurang bersedia untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Sementara, hanya 28,6 persen masyarakat yang cukup bersedia divaksin.

Selain itu, masyarakat yang mengaku sangat bersedia melakukan vaksinasi Covid-19 presentase nya makin mengerucut, yaitu 13,9 persen.

Yang mengatakan kurang bersedia atau sangat tidak bersedia itu lebih besar dibanding yang cukup bersedia," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi virtual, Rabu (25/8/2021).

Burhanuddin menyatakan terdapat sejumlah alasan masyarakat tidak bersedia vaksinasi Covid-19. Pilihan tertinggi yakni mungkin ada efek samping yang tidak aman sebanyak 51,9 persen.

Lalu menilai vaksin Covid-19 tidak efektif. Kemudian merasa badan sehat sehingga tidak membutuhkan vaksin.

"Jadi tidak soal kehalalan lagi, tapi apakah vaksin itu aman atau tidak. mereka merasa tidak perlu divaksin," ucap dia.

20 Persen Setuju Vaksin Berbayar

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling untuk warga Kelurahan Malaka Jaya di RPTRA Bunga Rampai, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Mobil vaksinasi COVID-19 keliling diberikan untuk anak-anak dan dewasa usia 12-59 tahun. (merdeka.com/Imam Buhori)
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga saat vaksinasi keliling untuk warga Kelurahan Malaka Jaya di RPTRA Bunga Rampai, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Mobil vaksinasi COVID-19 keliling diberikan untuk anak-anak dan dewasa usia 12-59 tahun. (merdeka.com/Imam Buhori)

Selain itu, Burhanuddin menyatakan sebanyak 20 persen masyarakat bersedia membayar vaksinasi.

"Tapi pemerintah sudah memutuskan untuk menggratiskan, jadi kalau program vaksin ada segmen bayar ada yang mau bayar ada bisa kelas, mereka yang bersedia jelas menengah ke atas," jelas dia.

Survei tersebut dilakukan pada 30 Juli-4 Agustus 2021. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Total responden sebanyak 1.220 orang. Sementara kesalahan margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel