Survei Kepuasan Kinerja Wapres Rendah, Jubir: Namanya Ban Serep

Hardani Triyoga, Syaefullah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hasil lembaga survei Indonesian Political Opinion (IPO) menyampaikan, tingkat kepuasan terhadap kinerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin rendah dibanding dengan Presiden Joko Widodo.

Terkait itu, jubir Wakil Presiden Ma'ruf, Masduki Baidlowi turut angkat bicara soal hasil survei tersebut. Menurut dia, survei tersebut tak mengherankan karena status Ma'ruf ada di bawah Jokowi.

"Kalau surveinya justru Pak Wapres di atas Pak Jokowi malah bingung kita, kalau Wapres di bawah presiden ya biasa namanya ban serep. Karena di mana-mana ban serep kadang dipakai kadang tidak. Namanya juga ban serep," kata Masduki dikutip pada Selasa, 13 April 2021.

Untuk itu, ia menayarankan agar tidak terlalu serius menanggapi hasil survei. Sebab, ada agenda tertentu untuk pencitraan yang dilakukan oleh pihak penyelanggara survei itu.

"Terpenting Wapres dari awal hingga saat ini selalau menunjukan secara maksimal bahwa beliau membantu secara serius terhadap kinerja presiden," lanjutnya.

Pun, kata dia, peran Wapres Ma'ruf kini lebih banyak melakukan langka-langkah dan koordinasi yang diminta Presiden Jokowi. Salah satunya seperti contoh dalam kunjungan Ma'ruf untuk meresmikan pasar rakyat dan penghijauan di Sumatera Barat.

Sebab, pada hari yang sama Presiden Jokowi ada agenda kunjungan kerja ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memantau langsung kondisi perkembangan warga korban dampak musibah siklon tropis di daerah tersebut.

"Jadi, wapres selalu maksimal membantu presiden, dan tentu kapasitasnya menjadi ban serep tidak mungkin jadi satu," ujarnya.

Sebelumnya, lembaga survei IPO menyampaikan riset survei terbarunya terkait kepuasan pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19. Dari survei itu diketahui, Jokowi meraih tingkat kepuasan dengan angka 56 persen. Sementara, Wapres Ma'ruf hanya meraih 36 persen dalam penanganan pandemi COVID-19.