Survei LSI: 50,3 Persen Responden Nilai Ferdy Sambo Pantas Dihukum Mati

Merdeka.com - Merdeka.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengangkat jajak pendapat, seberapa pantaskah Ferdy Sambo dihukum mati. Hasilnya, 50,3% responden atau hampir separuh dari total suara menyatakan mantan Kadiv Propam tersebut pantas menjalani hukuman tersebut.

Untuk diketahui, Ferdy Sambo diduga menjadi otak dari kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Dia memerintahkan bawahannya untuk mengeksekusi Brigadir J di Rumah Dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Sebanyak 50,3% responden memilih hukuman mati sebagai ganjaran paling pantas untuk FS. Kemudian, 36,8% responden menyatakan FS pantas dipenjara seumur hidup dan hanya 5,0% responden yang mengatakan FS pantas dipenjara selama 20 tahun. Sisanya, sebanyak 1,2% responden mengatakan hukuman lain dan 6,7% responden mengaku tidak tahu atau tidak menjawab," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, Rabu (31/8).

Kepantasan hukuman mati terhadap FS, menurut survei didukung dengan tingkat kepercayaan responden yang mengaku sangat percaya bahwa suami dari Putri Candrawathi itu terlibat langsung atau turut melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

"Sebanyak 79,0% responden mengatakan cukup/sangat percaya akan hal tersebut. Sisanya, 8,2% responden mengaku tidak/kurang percaya dan 12,8% responden menjawab tidak tahu/tidak menjawab," urainya dalam survei yang dilakukan lembaganya pada 13-21 Agustus 2022 ini.

Sebagai informasi, responden survei adalah mereka yang sudah berusia 17 tahun atau sudah pernah menikah. Sehingga memiliki hak pilih untuk mengikuti survei ini.

Total sebanyak 1220 responden yang terhimpun dengan lokasi yang tersebar secara nasional. Terkait metodologi survei, Djayadi mengatakan LSI menggunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan plus minus 2,9% pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Reporter: M Radityo [fik]