Survei: NasDem Jadi Partai Menengah

TEMPO.CO, Jakarta - Survei yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI) menempatkan Partai Nasional Demokrat sebagai partai menengah yang akan dipilih responden jika pemilihan legislatif dilakukan hari ini.

"Partai Nasdem menempati posisi 8 dengan 3,4 persen suara," kata Direktur Eksekutif JSI, Widdi Aswindi, di Jakarta, Ahad, 12 Agustus 2012.

Selain Nasional Demokrat, partai yang ada di jajaran menengah adalah Partai Amanat Nasional (6 persen), Partai Gerakan Indonesia Raya (5,6 persen), Partai Kebangkitan Bangsa (5,4 persen), Partai Keadilan Sejahtera (3,2 persen) dan Partai Persatuan Pembangunan (2,4 persen).

Sementara di jajaran partai atas diisi Partai Golkar dengan 17,4 persen, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (13,5 persen), dan Partai Demokrat (13,1 persen). Widdi mengatakan, survei ini dilakukan pada 17 sampai 21 Juli 2012 dengan 1200 responden.

Menurut Widdi, masuknya Nasional Demokrat ke jajaran partai menengah karena partai ini memiliki faktor determinasi yang kuat, terutama di media. "Kehadiran Nasdem di level partai menengah perlu diwaspadai partai menengah lainnya," ujar dia.

Dari tingkat keterkenalan partai oleh responden, Nasdem menyodok ke posisi 10 dengan 75,9 persen tingkat pengenalan dan 35,8 tingkat kesukaan.

Menurut Widdi, temuan ini cukup mengejutkan karena Nasdem baru beberapa tahun berdiri. Biasanya, partai baru hanya akan memperoleh 20-30 persen tingkat keterkenalan.

Pada kesempatan itu, Widdi juga memaparkan sepuluh besar partai yang memiliki tingkat pengenalan dan kesukaan terbaik. Mereka adalah Partai Golkar (97,6 persen tingkat pengenalan dan 59,8 persen tingkat kesukaan), PDI Perjuangan (95,2 persen pengenalan dan 54,5 persen kesukaan), Partai Demokrat (94,6 persen pengenalan dan 53,5 persen kesukaan), PPP (88,4 persen pengenalan dan 51,6 persen kesukaan), PKB (87,2 persen pengenalan dan 49,9 persen kesukaan), PAN (90,5 persen pengelanan dan 49,0 persen kesukaan), PKS (84,5 persen pengenalan dan 48,8 persen kesukaan), Gerindra (88,3 persen pengenalan dan 47,2 persen kesukaan), dan Hanura (81,7 persen pengenalan dan 37,2 persen kesukaan).

PRIHANDOKO

Berita politik lainnya:

Mega Kandidat Capres Paling Populer 

Jokowi Kaget Terima Penghargaan dari Bangkok

Partai Besar Tunda Daftar Pemilu

Radhar Panca Dahana: Indonesia Butuh Diktator

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.