Survei: Orang RI Yakin Kondisi Keuangan Membaik 6 Bulan Lagi

Liputan6.com, Jakarta : Kepercayaan diri konsumen Indonesia dalam melihat kondisi keuangan mereka tahun ini meningkat tajam dibanding tahun 2012. Hasil survei yang dilakukan Credit Suisse yang melibatkan AC Nielsen menunjukkan sebanyak 43% responden optimistis kondisi keuangan mereka akan membaik dalam enam bulan ke depan.

Tingkat optimisme konsumen Indonesia menduduki peringkat kedua tertinggi menyusul Brazil.

"Ini adalah hasil survei tahunan yang ketiga kalinya. Indonesia masuk menjadi satu dari delapan negara lain yang diriset," Stefano Natella, Wakil Kepala Riset Sekuritas dan Analitycs Global Credit Suisse, Rabu (30/1/20113).

Survei yang dilakukan terhadap 1.531 responden yang tersebar di sembilan lokasi penelitian, dengan persentase sebagai berikut:

1. Deli Serdang (5%)

2. Medan (10%)

3. Bogor, Tangerang dan Bekasi (10%)

4. Jakarta (20%)

5. Bandung (18%)

6. Surabaya (13%)

7. Gresik, Lamongan, Sidoarjo (9%)

8. Gowa (5%)

9. Makasar (10%)

Dalam laporan tersebut, disebutkan optimisme terutama banyak diutarakan oleh orang-orang berpenghasilan rendah dan menengah. Sementara itu orang-orang berpenghasilan tinggi justru menunjukkan sentimen negatif atas kondisi keuangan mereka di enam bulan ke depan.

Golongan pekerja usia muda yang memiliki ekspektasi paling tinggi terhadap  pendapatan mereka menunjukkan optimisme yang tinggi pula. Perlu diketahui, riset global ini mencakup demografi, pendapatan, dan karakteristik urban/rural yang berbeda-beda. Oleh karenanya, hasil riset ini jelas akan sangat bermanfaat bagi perusahaan-perusahaan untuk menentukan positioning produk mereka ke depan.

"Survei kami memberikan analisis yang unik dan detil mengenai sentimen konsumen di emerging market, dan yang lebih penting, pengertian akan motivasi mereka," jelasnya.

Salah satu faktor yang mendorong kepercayaan diri konsumen menengah adalah kenaikan upah minimum rata-rata 10% di seluruh provinsi di Indonesia, atau naik antara 3%-19% dibanding tahun sebelumnya.

Optimisme kelas menengah ini selain disebabkan kenaikan pendapatan, juga inflasi harga pangan yang rendah. Sebagai konsekuensinya konsumsi untuk fashion yang naik 25%,  liburan yang naik 15%, dan gadget terutama smartphone dan tablet mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Indonesia sebagai salah satu emerging market disebut-sebut dalam data Credit Suisse Securities Research and Analytics akan menggeser posisi Rusia dalam hal konsumsi, sehingga peringkatnya menjadi Brazil, Indonesia, India, dan China. (Est/Ndw)