Survei Poltracking Kepuasan Publik Terhadap DPR di Bawah 50 Persen

Merdeka.com - Merdeka.com - Hasil survei Poltracking Indonesia menyatakan jika kepuasan publik terhadap lembaga legislatif terutama kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih rendah. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, kepuasan publik di bawah 50 persen.

Dia menjelaskan kepuasan tersebut mencakup penyusunan undang-undang atau legislasi, pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, penyerapan aspirasi publik dan perumusan rencana anggaran negara.

Hanta Yuda menyebut, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) berat terutama DPR untuk meningkatkan kepuasan publik.

"Ada kepuasan publik terhadap kinerja fungsi utama lembaga legislatif kita terutama DPR. Dari fungsi legislasi, kontrol, penyerapan aspirasi dan budgeting. Angkanya masih mendekati angka 50 persen, ini menjadi PR buat legislatif," katanya saat memaparkan hasil survei secara virtual, Rabu (8/12).

Berikut detail hasil survei kepuasan publik terhadap fungsi utama DPR RI:

1. penyusunan Undang-undang (Legislasi) 46,8 persen
2. Pengawasan terhadap Jalannya Pemerintahan (controlling) 46,7 persen
3. Penyerapan Aspirasi Publik 46,5 persen
4. Perumusan Rencana Anggaran Negara (budgeting) 46,1 persen.

Sebagai informasi, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei nasional pada 21-27 November 2022 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error +/- 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Klaster survei ini menjangkau 34 provinsi seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat.

Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.

[fik]