Survei Populi: Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Menurun

Daurina Lestari, Reza Fajri
·Bacaan 1 menit

VIVA – Populi Center merilis survei terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo, khususnya di masa pandemi COVID-19. Survei dilakukan pada 21-30 Oktober 2020 lalu.

Survei dilakukan melalui metode wawancara tatap muka dengan besaran sampel 1.000 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Adapun margin of error pada survei ini sebesar 3,10 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi disebut berada di angka 60,7 persen (53,2 persen puas dan 7,5 persen sangat puas). Angka ini mengalami penurunan jika dibanding survei di bulan November 2019 dengan 65,1 persen.

Sementara masyarakat yang menilai tidak puas dengan kinerja Presiden sebesar 36,1 persen (33,3 persen tidak puas dan 2,8 persen sangat tidak puas). Angka ini naik dibanding survei sebelumnya yakni 17,7 persen.

Baca juga: Survei: 60 Persen Warga Bersedia Gunakan Vaksin COVID-19

"Penurunan atas tingkat kepuasan kinerja Presiden Joko Widodo ini dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang membuat kinerja pemerintahan Joko Widodo kurang optimal," kata Peneliti Populi Center, Nurul Fatin Afifah, Senin 9 November 2020.

Sementara itu, terkait dengan kinerja Wakil Presiden Ma’ruf Amin, sebesar 39,0 persen masyarakat mengatakan puas. Kemudian sebesar 40,8 persen mengatakan tidak puas, 10,9 persen mengatakan biasa saja, dan sebesar 9,3 persen mengatakan tidak tahu/tidak jawab.

"Meski demikian, secara statistik, sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan antara jumlah masyarakat yang puas dengan tidak puas," ujar Nurul.

Masyarakat disebut masih optimis dengan kemampuan pemerintah untuk menangani pandemi COVID-19. Ketika masyarakat ditanya yakin atau tidak yakin pemerintah dapat menangani COVID-19, sebesar 70,6 persen yakin bahwa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dapat mengatasi COVID-19. Sedangkan sebesar 19,7 persen mengatakan tidak yakin. (ren)