Survei: Presiden Jokowi masuk tokoh publik berpengaruh di media sosial

·Bacaan 1 menit

Presiden RI Joko Widodo masuk peringkat ketiga sebagai tokoh publik berpengaruh di sosial media Instagram tahun 2021 versi survei Indonesia Indicator (I2).

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menjelaskan akun @Jokowi milik Presiden Joko Widodo sepanjang 2021 mendapatkan 58.262.790 "engagement".

“Akun Presiden Indonesia ini aktif membagikan kegiatan saat bertemu dengan warga serta momen pertemuan dengan tokoh-tokoh penting," jelas Rustika.

Baca juga: Presiden teken Perpres Percepatan Pembangunan dukung G20-ASEAN Summit

Dia mengatakan momen ketika Indonesia memenangkan medali emas baik di Olimpiade dan Paralimpiade, menjadi salah satu postingan yang membuat warganet menyatu dalam suasana kebanggaan yang luar biasa.

Meski demikian, postingan bersama sang cucu Jan Ethes atau Sedah Mirah merupakan beberapa postingan yang mendapat "engagement" tertinggi.

Rustika mengatakan hasil riset itu menggunakan piranti lunak "Artificial Intelligence" (AI). Sebanyak 10 nama tokoh publik yang paling berpengaruh di platform media sosial Intagram digunakan 94,2 juta penduduk Indonesia itu.

Baca juga: Jokowi: Jangan ada dispensasi karantina bagi warga dari luar negeri
Baca juga: Presiden terima informasi kasus transmisi lokal Omicron

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan menggunakan "Intelligence Socio Analytics" (ISA) pada 1 Januari 2021 hingga 21 Desember 2021, 10 tokoh publik berpengaruh, yakni Raffi dan Nagita 142.840.622 "engagement". Ria Ricis 71.502.212 "engagement", dan Presiden Joko Widodo 58.718.586 "engagement".

Atta Halilintar 58.262.790 "engagement". Baim Wong 52.112.164 "engagement". Ruben Onsu 37.989.919 "engagement". Lestiani Andryani 36.120.368 "engagement". Najwa Shihab 34.788.852 "engagement". Fellicya Angelista 29.510.718 "engagement", dan Prilly Latuconsina 27.709.308 "engagement".

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel