Survey: 45,9 Persen Petarung MMA Konsumsi Ganja

Zaky Al-Yamani

VIVA – Sebuah penelitian telah menemukan fakta mengejutkan, bahwa separuh lebih petarung MMA (Mixed Martial Arts) saat ini menggunakan ganja. Mereka mengkonsumsi itu untuk tujuan pemulihan atau sekedar relaksasi.

Seperti dilansir Sport Bible, Kamis 4 Juni 2020, The Athletic baru-baru ini telah melakukan survei secara luas terhadap 170 petarung MMA profesional. Dan nyaris setengahnya mengaku mengkonsumsi ganja. 

Baca: Ngeri, Jeritan Kesepian Terdengar di Laga UFC

Dalam survey tersebut terungkap, bahwa 45,9 persen petarung mengaku menggunakan ganja untuk tujuan pemulihan atau relaksasi selama karir mereka, sementara 4,7 persen lainnya secara teratur menggunakan ganja di masa lalu, tetapi telah berhenti total.

Selain temuan di atas, sebanyak 76,5 persen petarung yang terlibat dalam survei juga mengatakan bahwa mereka menggunakan produk CBD (Cannabidiol), produk yang masih dalam perdebatan apakah diizinkan atau tidak.

Salah seorang pria yang tidak terkejut dengan survey ini adalah Wakil Presiden Kesehatan dan Kinerja Atlet UFC, Jeff Novitzky yang mengatakan bahwa hasil survey itu benar. "Kurasa itu terdengar cukup akurat," katanya.

Pria berusia 52 tahun tersebut juga baru-baru ini menilai bahwa WADA (World Anti-Doping Agency) harus menghapus ganja dari daftar obat terlarang. Novitzky menjelaskan lebih lanjut alasannya.

"Anti-doping ini seharusnya digunakan untuk perlindungan dan kesehatan serta keselamatan para atlet. Atau jika Anda melihatnya mendorong para atlet menggunakan obat-obatan yang lebih berbahaya dan membuat ketagihan."

Baca: Laga Brutal UFC, Petarung Cantik Ini Jadi Sulit Dikenali