Surveyor Indonesia manfaatkan teknologi digital bantu UMK naik kelas

·Bacaan 1 menit

PT Surveyor Indonesia memanfaatkan teknologi digital dalam membantu usaha mikro dan kecil (UMK) untuk naik kelas di era pandemi Covid-19.

Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Surveyor Indonesia, Rosmanidar Zulkifli mengatakan bahwa pembinaan UMK agar naik kelas diupayakan oleh PT Surveyor Indonesia melalui peningkatan kemampuan mengakses teknologi digital dan program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

"Dari sekian banyak UMK saat ini, mereka bisa masuk ke pasar digital di kementerian dan berbagai BUMN dengan syarat menjadi UMK binaan BUMN dan yang sudah memiliki sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” kata Rosmanidar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, sertifikasi TKDN untuk UMK di bawah binaan BUMN tercatat tahun ini sudah mencapai sekitar 3.000 sertifikat.

“Beberapa UMK di bawah binaan BUMN yang sudah melakukan sertifikasi mendapatkan manfaat seperti mengalami kenaikan omzet hingga 200 persen setelah mengikuti program sertifikasi TKDN dan mengikuti proses pengadaan pemerintah,” katanya.

Rosmanidar juga berharap dengan adanya program PUMK maka UMK semakin berkembang dan naik kelas.

“Kami berharap UMK tidak hanya hidup, namun juga berkembang dan dapat berdiri sendiri hingga pasar nasional,” ujarnya.

Kementerian BUMN juga bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian melakukan launching Peningkatan Mutu Sistem Pengadaan BUMN pada akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut kedua kementerian juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) meliputi perluasan pasar produk UMK binaan BUMN yang mencakup koordinasi sinergi tugas dan fungsi untuk Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di BUMN dan sertifikasi TKDN untuk produk industri kecil binaan BUMN.

“Industri yang telah memiliki sertifikat TKDN akan terdaftar di Marketing Tools P3DN Kementerian Perindustrian yang sekaligus jadi alat pemasaran yang efektif,” kata Rosmanidar.

Baca juga: Surveyor Indonesia bukukan laba bersih Rp81 miliar pada semester I
Baca juga: Erick yakin Surveyor Indonesia bantu holding jasa survei go global
Baca juga: Telkom gandeng Surveyor Indonesia dalam verifikasi pencapaian TKDN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel