Surya Paloh jelaskan kesamaam NasDem dan PKS

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menjelaskan sejumlah kesamaan partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan saat ini sudah disepakati tiga poin penting.

Di hadapan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Surya mengatakan kesamaan itu yakni menghargai arti keberadaan institusi politik yang merupakan posisi yang super-strategis dalam melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia.

Kemudian, NasDem dan PKS sama-sama menyadari jika pergumulan seluruh permasalahan bangsa yang begitu kompleks, tidak bisa diselesaikan hanya satu institusi partai politik atau satu kelompok saja.

"Harus diwujudkan dengan merajut kerja sama dengan para pihak," ujarnya.

Baca juga: NasDem dan PKS bertemu bahas persiapan koalisi

Kesamaan terakhir yakni menempatkan dan menumbuhkan nilai-nilai komitmen ideologi Pancasila di atas kepentingan kedua partai.

Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan pertemuan bersama Surya Paloh akan ditindaklanjuti dalam tataran elite politik terkait hal-hal teknis.

Dia berharap PKS dapat mencontoh Partai NasDem sebagai partai yang representatif dan bisa memberikan pelayanan, bukan hanya kepada anggota, melainkan untuk masyarakat luas.

Surya Paloh bertemu Ahmad Syaikhu di Kantor DPP NasDem dalam hal penjajakan persiapan koalisi jelang Pemilu 2024.

Dalam pertemuan dua partai politik itu, telah disepakati tiga poin penting yakni membangun kesadaran masyarakat untuk tetap mengangkat harkat martabat dirinya sebagai warganegara dalam nilai nilai Pancasila di atas kepentingan kelompok dan golongan.

Menjadikan Pemilu Serentak 2024 sebagai instrumen demokrasi yang penuh semangat toleransi dan persatuan bangsa.

Menyepakati persiapan kerja sama Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dalam waktu yang ditentukan bersama.

Baca juga: NasDem beri sinyal tetap berkoalisi bersama PKS di Pilgub NTB 2024

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel