Surya Paloh: Kunjungan eks PM Malaysia momentum berharga NasDem

Ketum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan kunjungan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad dalam rangka memenuhi undangan memberikan kuliah umum di Rakernas NasDem merupakan momentum berharga untuk meningkatkan spirit dan motivasi.

"Mahathir Mohamad kali ini melakukan kunjungan persahabatan guna memenuhi undangan dari Partai NasDem untuk secara spesial beliau akan memberikan kuliah umum dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NasDem hari ini. Itu merupakan momentum yang amat berharga bagi NasDem tentunya untuk menambah spirit dan motivasi,," kata Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh kepada wartawan di Kantor DPP NasDem atau NasDem Tower, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, Mahathir merupakan seorang tokoh bangsa yang senantiasa memberikan inspirasi bagi semua orang.

Ia mengatakan bahwa NasDem memberikan rasa hormat yang sebesar-besarnya atas kesediaan Mahathir untuk memenuhi undangan tersebut dan menyempatkan diri pula mengunjungi NasDem Tower meskipun telah memasuki usia 96 tahun.

"Dengan kondisi, keadaan seperti ini, dengan usia yang beliau, kami menaruhkan rasa hormat yang sehebat-hebatnya kepada beliau," kata Paloh.

Bahkan secara pribadi, Surya Paloh yang telah bersahabat dengan Mahathir sejak 40 tahun lalu mengucapkan terima kasih atas kunjungan persahabatan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Mahathir menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena dapat bertemu dengan sahabat lamanya, yakni Surya Paloh, dan melihat secara langsung kemajuan Indonesia.

Mahathir pun mengaku bahagia melihat kemajuan yang dialami NasDem di bawah kepemimpinan Surya Paloh.

Mantan Perdana Menteri Malaysia ini menjelaskan pertemuannya dengan Surya Paloh di NasDem Tower membahas mengenai keadaan di Malaysia dan Indonesia serta mengenang masa perkenalan awal antara dirinya dan Surya Paloh pada 40 tahun yang lalu.

Mahathir berharap persahabatan yang terjalin antara dirinya dan Surya Paloh dapat pula meningkatkan hubungan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia.

"Kita harap kita boleh menyumbangkan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia," kata dia.

Baca juga: Mantan Perdana Menteri Malaysia kunjungi Kantor DPP NasDem

Baca juga: Surya Paloh: "Vote" terbanyak belum tentu dipilih

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel