Susunan Pembalap Ducati Lenovo Team di MotoGP 2023 Lengkap: Francesco Bagnaia Vs Enea Bastianini Oke Mana Nih?

Bola.com, Jakarta - Ducati Lenovo Team telah melengkapi susunan pembalap untuk MotoGP 2023. Francesco Bagnaia dipastikan akan bertandem dengan Enea Bastianini. Keduanya sama-sama berasal dari Italia dan diharapkan bisa membuat penggemar balap motor dari Negeri Pizza bangga.

Pada Februari 2022 lalu, Bagnaia sudah menandatangani kontrak baru dengan Ducati Corse untuk bertahan di tim pabrikan pada 2023 dan 2024. Pembalap yang akrab disapa 'Pecco' itu menjadi harapan terbesar Ducati dalam merebut gelar dunia pembalap pertama sejak 2007 lewat Casey Stoner.

Saat ini, pembalap berusia 25 tahun tersebut sedang duduk di peringkat ketiga pada klasemen pembalap. Mengoleksi 156 poin, ia tertinggal 44 poin dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang ada di puncak dengan tujuh seri tersisa musim ini.

Enea Bastianini (depan) yang memulai start dari posisi kelima baru berhasil memimpin balapan hingga akhirnya menjadi juara usai melewati Jack Miller yang terus memimpin sejak awal. Ia melakukannya di lap ke-16. (AP/Eric Gay)
Enea Bastianini (depan) yang memulai start dari posisi kelima baru berhasil memimpin balapan hingga akhirnya menjadi juara usai melewati Jack Miller yang terus memimpin sejak awal. Ia melakukannya di lap ke-16. (AP/Eric Gay)

Atmosfer Baru

Enea Bastianini mencatat waktu tercepat dalam balapan sepanjang 27 lap dengan waktu 41 menit 34,613 detik. (AFP/Jean-Francois Monier)
Enea Bastianini mencatat waktu tercepat dalam balapan sepanjang 27 lap dengan waktu 41 menit 34,613 detik. (AFP/Jean-Francois Monier)

Bagnaia pun akan mendapatkan rekan setim baru, yakni Enea Bastianini yang kini masih membela Gresini Racing. Bastianini menggantikan posisi Jack Miller, yang pada Juni lalu sudah dipastikan bakal hengkang dan berlabuh di Red Bull KTM Factory Racing. Baik Bagnaia maupun Bastianini merupakan juara dunia Moto2.

Dalam perebutan tempat kedua di tim pabrikan Ducati, Bastianini mengalahkan Jorge Martin, yang kini membela Prima Pramac Racing. Menurut statistik musim ini, Bestia memang lebih diunggulkan. Pasalnya, ia sudah menyabet tiga kemenangan, sementara Martinator baru dua kali naik podium dan lima kali gagal meraih poin.

Karakter Bastianini yang tenang dan tak meledak-ledak diharapkan bisa menghadirkan atmosfer harmonis di Ducati Lenovo Team. Atmosfer itu sudah ditunjukkan oleh Bagnaia dan Miller selama dua musim terakhir, di mana Miller menjadi team player dan kerap memberi bantuan kepada Bagnaia dalam situasi genting.

Statistik Enea Bastianini

Di klasemen sementara, Enea Bastianini menempati posisi ke-3 dengan mengoleksi 94 poin di bawah Fabio Quartararo di posisi pertama dengan 102 poin dan Aleix Espargaro di posisi kedua dengan 98 poin. (AFP/Jean-Francois Monier)
Di klasemen sementara, Enea Bastianini menempati posisi ke-3 dengan mengoleksi 94 poin di bawah Fabio Quartararo di posisi pertama dengan 102 poin dan Aleix Espargaro di posisi kedua dengan 98 poin. (AFP/Jean-Francois Monier)
  • Jumlah Grand Prix: 152 start

  • Jumlah pole: 10 pole

  • Jumlah podium: 37 podium

  • Jumlah kemenangan: 9 kemenangan

  • Jumlah gelar dunia: 1 (Moto2 2020)

  • 2014: Moto3 - Junior Team Go&Fun (KTM) - Peringkat 9

  • 2015: Moto3 - Gresini Racing (Honda) - Peringkat 3

  • 2016: Moto3 - Gresini Racing (Honda) - Runner up

  • 2017: Moto3 - Estrella Galicia 0,0 (Honda) - Peringkat 6

  • 2018: Moto3 - Leopard Racing (Honda) - Peringkat 4

  • 2019: Moto2 - Italtrans Racing (Kalex) - Peringkat 10

  • 2020: Moto2 - Italtrans Racing (Kalex) - Juara

  • 2021: MotoGP - Avintia Esponsorama (Ducati) - Peringkat 11

  • 2022: MotoGP - Gresini Racing (Ducati) - Peringkat 6 (sampai Seri Austria)

Statistik Pecco Bagnaia

Francesco Bagnaia menjadi salah satu pembalap yang diunggulkan untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2022 usai menjadi runner-up pada musim lalu. Namun, dari tujuh seri yang telah digelar, ia baru mengantongi satu podium di Sirkuit Jerez. Hal itu juga merupakan kemenangan pertamanya pada musim ini. Pembalap dengan sapaan Pecco itu dominan sejak sesi kualifikasi bersama Ducati Desmosedici GP22. (AFP/Jorge Guerrero)
Francesco Bagnaia menjadi salah satu pembalap yang diunggulkan untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2022 usai menjadi runner-up pada musim lalu. Namun, dari tujuh seri yang telah digelar, ia baru mengantongi satu podium di Sirkuit Jerez. Hal itu juga merupakan kemenangan pertamanya pada musim ini. Pembalap dengan sapaan Pecco itu dominan sejak sesi kualifikasi bersama Ducati Desmosedici GP22. (AFP/Jorge Guerrero)
  • Jumlah Grand Prix: 165 start

  • Jumlah pole: 17 pole

  • Jumlah podium: 38 podium

  • Jumlah kemenangan: 19 kemenangan

  • Jumlah gelar dunia: 1 (Moto2 2018)

  • 2013: Moto3 - San Carlo Team Italia (FTR Honda) - Tidak Terklasifikasi

  • 2014: Moto3 - Sky Racing VR46 (KTM) - Peringkat 16

  • 2015: Moto3 - Mapfre Aspar Mahindra (Mahindra) - Peringkat 14

  • 2016: Moto3 - Pull&Bear Aspar Mahindra (Mahindra) - Peringkat 4

  • 2017: Moto2 - Sky Racing VR46 (Kalex) - Peringkat 5

  • 2018: Moto3 - Sky Racing VR46 (Kalex) - Juara

  • 2019: Moto2 - Pramac Racing (Ducati) - Peringkat 15

  • 2020: MotoGP - Pramac Racing (Ducati) - Peringkat 16

  • 2021: MotoGP - Ducati Lenovo Team (Ducati) - Runner up

  • 2022: MotoGP - Ducati Lenovo Team (Ducati) - Peringkat 3 (sampai Seri Austria)

 

Bola.net (Anindhya Danartikanya, 29/8/2022)