Suzuki Jimny Baru Resmi Mengaspal

·Bacaan 1 menit

VIVASuzuki Jimny merupakan mobil yang masuk dalam kategori sport utility vehicle atau SUV, dan menjadi salah satu kendaraan ikonik sepanjang masa.

Model ini sudah hadir sejak 1970, dan yang dipasarkan saat ini adalah generasi ke-4. Meski telah mendapatkan banyak pembaruan, namun desain yang diusung masih mirip dengan versi lamanya.

Saat generasi terbarunya dihadirkan secara global pada 2018, jumlah permintaan dari seluruh dunia tidak sebanding dengan kapasitas produksi yang kala itu hanya dipusatkan di Jepang.

Mobil yang juga dipasarkan di Indonesia tersebut laku keras, sehingga calon konsumen harus rela inden hingga lebih dari satu tahun. Harga jualnya saat ini di Tanah Air hampir mencapai Rp400 juta, untuk varian transmisi manual.

Selain masalah produksi, Suzuki Jimny juga mengalami kendala penjualan di Inggris. Emisi gas buang yang dihasilkan dari mesin empat silinder 1.500cc, dinyatakan tidak sesuai dengan aturan di negara itu sehingga perusahaan memutuskan untuk menyetop pemasarannya.

Namun, kini model itu kembali hadir dengan beberapa ubahan. Dilansir VIVA Otomotif dari laman Gaadiwaadi, Rabu 21 Juli 2021, Suzuki Jimny yang ditawarkan di Inggris saat ini dimasukkan ke dalam segmen mobil komersial.

Langkah itu ditempuh, karena syarat emisi gas buang untuk segmen tersebut sedikit lebih longgar ketimbang kendaraan pribadi. Tentu saja, modelnya wajib memenuhi syarat sebagai kendaraan angkut.

Ubahan yang dilakukan yakni mencopot jok belakang, sehingga mobil tersebut hanya bisa diisi dua orang saja. Suzuki juga menambah kawat pengaman sebagai partisi, supaya barang yang dibawa tidak mengenai pengemudi.

Perombakan ini membuat kapasitas bagasi mobil bertambah sebanyak 33 liter, menjadi total 863 liter. Harga yang ditawarkan untuk Suzuki Jimny edisi Light Commercial Vehicle adalah 16.796 Pound atau setara Rp332 jutaan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel