Suzuki Splash Matik Bidik Anak Muda yang Baru Sukses

Otosia.com -

Dijual dengan harga Rp 151 juta, Suzuki Splash matik diarahkan pada pasar khusus. PT Suzuki Indomobil Sales menyebut bahwa konsumen yang disasar adalah anak-anak muda yang kariernya sedang menanjak.

Lazim memang, banyak dari anak-anak mudah di segmen ini cenderung memilih mobil hatchback atau city car sebagai kendaraan mereka untuk memudah mobilisasi, baik ke tempat kerja, maupun sekadar hangout.

Ukuran kompak dengan mesin yang juga kompak cocok dengan budget, selain juga kebutuhan kapasitas kursi belum banyak karena belum berkeluarga atau baru memulai keluarga kecil.

Dengan hadirnya pilihan transmisi matik, poin-poin lain terutama tampilan memang diarahkan bagi segmen ini.

"Dari tiga perubahan (eksterior) itu, desainnya menjadi lebih sporty. Tag line dari Suzuki Splash ini 'go onwards' di mana kami menyasar anak-anak muda yang kariernya lagi menanjak. Jadi mereka selalu 'go onwards'," ujar Davy J Tulian, 4W Sales Director of PT Suzuki Indomobil Sales.

Suzuki Splash MatikSuzuki Splash Matik

Davy menilai Splash bisa menjadi kendaraan yang bisa merepresentasikan identitas mereka. "Dengan demikian mereka butuh kendaraan yang bisa merepresentasikan diri mereka dengan kendaraan yang dinamis dan sporty. Oleh karena itu perubahan pada New Splash dengan konsep sporty," tambahnya.

Citycar ini sendiri setidaknya memiliki tujuh poin berubahan baru dari model sebelumnya. Tiga perubahan dapat dilihat pada sisi eksterior. Gril baru yang diikuti dengan pembaruan pada bumper.

Headlamp pun kini memiliki fitur multireflektor dan leveling adjuster, plus foglamp untuk membantu penerangan, terutama jika hujan badai di kota seperti Jakarta tiba-tiba datang dan menghalangi pandangan.

Masuk dalam kabin, area hiburan kini memiliki headunit baru. Sementara itu, dua perubahan lain ada pada sektor mesin. Selain pilihan transmisi otomatis, mesin K12M dari Suzuki telah dilengkapi dengan Variable Valve Timing (VVT).

 (kpl/why/abe)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.