Swasembada Kedelai Butuh 1,3 Juta Hektare Lahan

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNnews.com
    Garut Bisa Ekspor Hasil Laut 40 Ton Per Bulan

    TRIBUNNEWS.COM - Andalan Garut adalah ikan layur. Dalam sehari saat musimnya, kami dapat mengirimkan 20 ton ikan …

TEMPO.CO, Jakarta -- Kementerian Pertanian mengaku swasembada kedelai masih terkendala lahan. Kebutuhan lahan untuk mencapai swasembada 2,7 juta ton pada 2014 ternyata meningkat. "Masih dibutuhkan penambahan luas lahan dari 700 ribu hektare menjadi 2 juta hektare pada 2014," kata Menteri Pertanian Suswono di sela rapat Dewan Ketahanan Pangan, di Jakarta, Selasa, 17 Juli 2012.

Namun upaya penambahan lahan ini belum bisa terwujud karena Badan Pertanahan Nasional belum juga merealisasikannya. Suswono menyatakan ada proses penentuan lahan telantar yang tidak dilakukan oleh BPN sehingga menghambat pencapaian swasembada kedelai.

Karena itulah, agar tidak bergantung pada penambahan lahan, Kementerian Pertanian akan mengupayakan peningkatan produktivitas dari 1,3 ton per hektare menjadi 1,54 ton per hektare. Lalu pemberian bantuan benih unggul, meningkatkan penggunaan pupuk, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman. "Selain pembenahan teknis, juga diperlukan insentif lain berupa stabilisasi harga kedelai di tingkat petani," katanya. 

Pencapaian swasembada kedelai belum bisa optimal, lanjutnya, karena komoditas ini masih bersaing dengan komoditas jagung. Masa panen dan lahan yang sama antara komoditas jagung dan kedelai membuat petani lebih memilih menanam komoditas yang memberi keuntungan lebih. 

Suswono menambahkan, pengembangan kemitraan dengan BUMN dan swasta juga diperlukan untuk penambahan luas lahan pertanaman kedelai. "Sedangkan untuk menjamin ketersediaan benih kedelai yang unggul, akan dikembangkan sistem industri perbenihan nasional," katanya.

ROSALINA

Berita Terpopuler:

Diserang isu SARA, Pengusung Jokowi-Ahok Senang

Mahasiswi UI yang Hilang Ternyata Tidur di Warnet

Begini Cara Neneng Kenakan Baju Tahanan KPK

Djoko Candra Jadi Warga Negara Papua Nugini

Alasan Taksi Ferrari Ada di Jakarta

Mahasiswi UI yang Hilang Jalin Cinta Terlarang

Demokrat: Isu SARA Tak Bakal Laku

Kapten Timnas U-22 Singapura Ternyata Berdarah Indonesia

Kalau Bandel, Joko Tjandra Diculik Saja

Kenapa Cinta Laura Memilih Warga Negara Jerman

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...