Syarat KPR BTN dan Cara Pengajuan 2021

·Bacaan 10 menit
Syarat KPR BTN dan Cara Pengajuan 2021
Syarat KPR BTN dan Cara Pengajuan 2021

RumahCom - Data Rumah.com Consumer Affordability Sentiment Index H1 2021 menunjukkan bahwa mayoritas pencari properti akan membeli properti secara kredit. Harga properti yang mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah membuatnya sulit dibeli secara tunai oleh mayoritas masyarakat. Karena itulah, bank-bank menyediakan program KPR atau Kredit Pemilikan Rumah. Salah satu yang paling diminati adalah KPR BTN. Jika Anda salah satu yang berminat, dalam artikel ini Anda dapat mengetahui syarat KPR BTN terbaru.

Dari sekian banyak bank yang ada di Indonesia, KPR dari Bank BTN hingga kini masih menjadi pilihan favorit masyarakat dalam hal pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Alasannya, karena lebih terpercaya dan punya tingkat suku bunga relatif bersaing.

Lalu, bagaimana cara mengajukan dan apa saja syarat KPR BTN? Untuk ketahui lebih detail, maka artikel ini akan membahas tentang:

  1. Mengenal KPR BTN di 2021

  2. Kelebihan KPR BTN

  3. Bunga dan Syarat KPR BTN untuk Rumah Baru dan Second

    1. Syarat KPR BTN

    2. Suku Bunga KPR BTN

  4. Contoh Tabel Angsuran KPR BTN

  5. Syarat Pelunasan KPR BTN

  6. Dana Ekstra Saat Beli Rumah

    1. Uang Tanda Jadi

    2. Uang Muka

    3. Biaya Notaris

    4. Angsuran

  7. Perbedaan Syarat dan Cara Mengajukan KPR Rumah Bekas dengan Rumah Baru BTN

Tanpa panjang lebar, yuk cek selengkapnya di bawah ini!

1. Mengenal KPR BTN

Mengenal KPR BTN
Mengenal KPR BTN

BTN atau Bank Tabungan Negara merupakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di sektor perbankan. Tujuan didirikan bank ini adalah untuk mendukung pembiayaan di bidang jasa layanan keuangan keluarga dan perumahan melalui tiga produk utama, yakni bisnis, perbankan perseorangan dan Syariah.

Bank BTN sudah berdiri sejak tahun 1897 di Batavia dan di awal pembentukannya, bank BTN menggunakan nama Postspaarkbank. Tahun 1963 Postspaarkbank berganti nama menjadi Bank Tabungan Pos, kemudian berganti nama lagi menjadi Bank Tabungan Negara sampai sekarang. Seiring waktu, status Bank BTN ditetapkan sebagai PT Bank Tabungan Negara (Persero) karena sukses dalam program perumahan melalui fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Kesuksesan BTN dalam program KPR BTN membuat status mereka berubah dari bank konvensional menjadi Bank Devisa. Dengan status tersebut cakupan layanan bank BTN lebih luas. Salah satu program yang paling terkenal adalah KPR BTN.

KPR BTN merupakan produk kredit rumah yang dibuat oleh bank pemerintah ini untuk keperluan pembelian rumah. Produk KPR yang ditawarkan oleh BTN sangat kompetitif jika dibandingkan dengan produk KRP dari bank lain. Melalui situs resmi BTN, per 2021, bank BUMN ini menawarkan beragam jenis KPR. Di antaranya adalah:

  • KPR BP2BT: Kredit kepemilikan rumah bersubsidi ini merupakan bentuk kerjasama dengan Kementerian PUPR Indonesia. Program ini memberi subsidi pada uang muka kepada masyarakat yang telah mempunyai tabungan untuk pembelian rumah tapak dan pembangunan rumah swadaya. Subsidi ini mencapai Rp. 32,4 juta.

  • KPR BTN Subsidi: fasilitas ini diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan suku bunga rendah dan cicilan ringan. Rumah yang diincar pun tetap pada standar rumah sejahtera tapak maupun susun. Uang muka untuk KPR ini hanya 1 persen.

  • KPR BTN Mikro: kemudahan membeli lahan atau rumah ditawarkan dalam KPR ini. Termasuk membangun serta merenovasi rumah secara bertahap. Pembayaran dapat dilakukan harian, mingguan bahkan bulanan, dengan jangka waktu hingga 10 tahun

  • KPR BTN Platinum: fasilitas yang diperuntukan untuk nasabah yang membeli rumah dari developer atau non-developer, baik rumah baru siap huni dan belum jadi. Nasabah yang ingin melakukan take over kredit dari Bank lain pun termasuk dalam fasilitas ini. KPR ini meliputi asuransi dari kebakaran, serta jangka waktu hingga 25 tahun.

  • Kredit Pemilikan Apartemen: fasilitas satu ini tentunya, sesuai nama, adalah ketika Anda ingin membeli apartemen baru, atau second, yang siap huni dan belum jadi. Kredit ini memiliki jangka waktu 25 tahun juga.

  • Kredit Agunan Rumah (KAR) BTN: fasilitas ini berfokus pada Anda yang ingin memenuhi kebutuhan konsumtif, seperti renovasi dan perluasan rumah.

  • Kredit Ringan BTN: Fasilitas cicilan ringan ini diperuntukan untuk karyawan perusahaan atau instansi tanpa agunan, hanya dengan mengajukan SK pegawai.

  • Kredit Bangun Rumah: Nah, hampir sama dengan KPR, bedanya adalah kredit ini khusus bagi Anda yang sebelumnya sudah memiliki tanah atau lahan kosong. Kemudian, Anda ingin membangun rumah, maka kredit ini adalah opsi Anda.

2. Kelebihan KPR BTN

kelebihan kpr btn
kelebihan kpr btn

Pengajuan kredit dan pembelian rumah atau properti lainnya yang dilakukan melalui KPR BTN mempunyai beberapa keunggulan yang bisa didapatkan oleh debitur. Berikut ini beberapa penjelasan kelebihan produk KPR BTN.

  • Plafon kredit yang tidak terbatas.

  • Suku bunga yang kompetitif.

  • Proses pengajuan pembelian atau kredit rumah dilakukan dengan cepat dan mudah.

  • Jangka waktu cicilan fleksibel, bisa sampai 25 tahun.

  • Tersedia perlindungan asuransi jiwa, gempa bumi dan asuransi kebakaran.

  • Adanya kerja sama dengan jaringan developer perumahan yang sangat luas yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

  • Besarnya uang muka yang harus dibayarkan disesuaikan dengan harga rumah dan kebijakan developer.

  • Angsuran menggunakan suku bunga tetap selama 2 tahun.

3. Bunga dan Syarat KPR BTN untuk Rumah Baru dan Second

Syarat-syarat pengajuan KPR yang harus dipenuhi oleh Pemohon (Foto: Mortgagemaster.co.id)
Syarat-syarat pengajuan KPR yang harus dipenuhi oleh Pemohon (Foto: Mortgagemaster.co.id)

Syarat-syarat pengajuan KPR yang harus dipenuhi oleh Pemohon (Foto: Mortgagemaster.co.id)

KPR merupakan salah satu solusi yang disediakan oleh Bank BTN bagi Anda untu membeli hunian yang diidamkan. Dalam sektor KPR, Bank BTN merupakan salah satu yang mendominasi. Nah, ketahui beberapa persyaratan kelengkapan untuk legalisasi kepemilikan hunian yang Anda idamkan beserta suku bunga dari KPR BTN berikut ini.

a) Syarat KPR BTN

Membeli rumah seken bisa dicicil menggunakan KPR BTN. Sebab tidak hanya untuk rumah baru, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN Platinum pun dapat dimanfaatkan untuk pembelian rumah seken. Sayangnya, memang belum banyak masyarakat yang tahu bahwa ada angsuran atau KPR untuk rumah seken. Seperti diutarakan Agung Wiranto dalam Tanya Properti di Rumah.com.

Syarat penting yang harus dipenuhi Pemohon untuk membeli rumah seken KPR BTN adalah sebagai berikut:

  • WNI usia min 21 tahun, telah menikah dan mempunyai status karyawan tetap/wiraswasta/professional.

  • Masa kerja min 1 tahun, usaha min/profesi min 1 tahun.

  • Usia Pemohon tidak lebih dari 65 tahun.

  • Wajib menutup asuransi jiwa dan kebakaran dengan syarat banker’s clause.

  • Pembayaran angsuran secara auto debit dari rekening Pemohon yang bersangkutan di Bank BTN.

  • Bersedia menandatangani APHT dan perjanjian kredit.

  • Melengkapi dokumen agar syarat KPR BTN rumah seken dapat disetujui dengan cepat.

Sementara itu, untuk dokumen-dokumen yang harus Anda persiapkan adalah sebagai berikut:

Form Aplikasi Kredit

Dokumen

Karyawan

Wiraswasta

Profesional

Form aplikasi kredit

Ya

Ya

Ya

Fotokopi KTP Pemohon

Ya

Ya

Ya

Fotokopi KTP suami/istri

Ya

Ya

Ya

Fotokopi Kartu Keluarga

Ya

Ya

Ya

Fotokopi Surat Nikah/Cerai

Ya

Ya

Ya

Fotokopi NPWP/SPT tahunan

Ya

Ya

Ya

Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap

Ya

Tidak

Tidak

Slip Asli Gaji satu bulan terakhir/Surat Ket Penghasilan

Ya

Tidak

Tidak

Fotokopi SIUP

Tidak

Ya

Tidak

Fotokopi TDP

Tidak

Ya

Tidak

Fotokopi Akta Pendirian/Perubahan

Tidak

Ya

Tidak

Fotokopi Akta Pengesahan Menteri Kehakiman

Tidak

Ya

Tidak

Data keuangan perusahaan

Tidak

Ya

Tidak

Fotokopi izin praktek

Tidak

Ya

Ya

Fotokopi rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir

Ya

Ya

Ya

Pas foto pemohon dan pasangan (Apabila sudah menikah)

Ya

Ya

ya

* Untuk Joint Income Suami dan Istri, Dokumen Pasangan harus dilampirkan
** Khusus untuk Pengusaha dengan badan hukum PT

Dalam setiap pinjaman atau kredit, hampir selalu ada yang namanya jaminan atau agunan. Dalam KPR, agunan atau jaminan tersebut adalah properti yang Anda beli itu sendiri. Karena itu, saat mengajukan KPR BTN, pengembang harus bisa menyediakan dokumen berikut:

  1. Fotokopi Sertifikat Hak Guna Bangunan/Hak Milik atau Strata Title

  2. Fotokopi IMB

Jika Anda telah memenuhi semua syarat dan dokumen yang dibutuhkan di atas. Ini adalah urutan langkah yang perlu Anda lakukan untuk mengajukan KPR BTN:

  1. Ajukan permohonan Kredit KPR BTN Platinum ke Kantor Cabang Bank BTN terdekat

  2. Isi formulir aplikasi permohonan dengan benar dan lengkap

  3. Lengkapi seluruh berkas permohonan Kredit KPR BTN Platinum dan serahkan kepada Petugas Loan Service yang ada pada Kantor Cabang

  4. Apabila telah mendapatkan persetujuan kredit, segera persiapkan biaya pra realisasi kredit pada rekening tabungan Pemohon

  5. Penandatanganan perjanjian kredit dan akta jual beli

b) Suku Bunga KPR BTN

Setiap nasabah yang mengambil KPR pasti akan dikenakan suku bunga saat melakukan peminjaman. Suku bunga ini sebagai keuntungan atau margin bagi Bank atas peminjaman uang yang dilakukan nasabah. Nasabah wajib melakukan pembayaran pinjaman beserta bunga yang ditetapkan.

Pinjaman yang diberikan Bank BTN cukup beragam mulai dari kredit korporasi, kredit ritel, kredit mikro, kpr, dan non kpr. Untuk suku bunga KPR Bank BTN saat ini berlaku 7,25%. Namun, Anda bisa mendapatkan suku bunga rendah dari Bank BTN, apabila mengikuti program promo ataupun acara khusus.

4. Contoh Tabel Angsuran KPR BTN

 Jika masih ragu dengan pendapatan Anda untuk membayar KPR, bisa lakukan simulasi cicilan terlebih dahulu
Jika masih ragu dengan pendapatan Anda untuk membayar KPR, bisa lakukan simulasi cicilan terlebih dahulu


Jika masih ragu dengan pendapatan Anda untuk membayar KPR, bisa lakukan simulasi cicilan terlebih dahulu

Nah, kalau Anda belum yakin betul apakah mampu membayar cicilan atau tidak, sebagai panduan Anda sebelum mengajukan KPR BTN, simak simulasi cicilannya melalui Kalkulator KPR yang ada di Rumah.com.

Situasi: Anda adalah pegawai swasta yang telah bekerja selama 5 tahun dalam profesi Anda. Gaji Anda sudah mencapai Rp 12 Juta. Anda ingin mengambil KPR BTN Platinum karena rumah impian Anda dari developer idaman Anda. Rumah impian Anda senilai Rp 350 Juta.

Jenis Pengeluaran/Cicilan/Dana Nasabah

Jumlah (Rp.)/(Tahun)/(%)

Gaji

15,000,000

Harga Rumah

450,000,000

Uang muka (10%)

67,500,000

Tenor

30 tahun

Suku bunga tetap (3 tahun)

8%

Suku bunga mengambang (tahun keempat sampai angsuran usai)

13%

Biaya Angsuran per bulan

2,831,400

Biaya Bank & Notaris

Jumlah (Rp)

Appraisal

1,500,000

Provisi

3,825,000

Akta APHT

3,825,000

Perjanjian HT

3,825,000

Total

12,975,000

Pembayaran Pertama:

(Angsuran + DP + Total Biaya Bank + Total Biaya Notaris ) = Rp83.288.400

5. Syarat Pelunasan KPR BTN

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk melunasi KPR (Foto pxfuel.com)

Sebagian orang berpikir bahwa melunasi KPR dengan cepat akan mengurangi beban keuangan dan psikologi di masa depan lantaran sertifikat tanah sudah ada di tangan. Akan tetapi, melunasi KPR lebih cepat mempunyai resikonya sendiri. Jika dirasa sanggup menanggung resiko tersebut, Anda harus melalui beberapa tahapan berikut ini:

  • Buku tabungan BTN

  • KTP dan KK asli

  • Kartu debitur

  • Materi 6000

Setelah semua dokumen lengkap, Anda bisa langsung menuju ke kantor cabang Bank BTN tempat melangsungkan akad kredit. Kemudian, serahkan persyaratan pelunasan KPR kepada pihak bank. Proses pelunasan KPR tidak bisa dilakukan secara online. Ada tahapan yang akan harus Anda lakukan di bank.

6. Dana Ekstra Saat beli Rumah

Persiapkan dana tambahan untuk melengkapi proses pembelian rumah (Foto: Pxfuel.com)
Persiapkan dana tambahan untuk melengkapi proses pembelian rumah (Foto: Pxfuel.com)

Persiapkan dana tambahan untuk melengkapi proses pembelian rumah (Foto: Pxfuel.com)

Saat membeli rumah melalui KPR BTN, Anda akan membutuhkan dana ekstra untuk melengkapi legalisasi kepemilikan. Inilah pos-pos yang membutuhkan dana ekstra untuk melengkapi legalisasi kepemilikan rumah Anda.

  • Uang Tanda Jadi

Umumnya, jumlah uang tanda jadi ini ditentukan pengembang, kisarannya 10% - 20%. Anda akan mendapat formulir pemesanan unit dengan jadwal pembayaran tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal harus disetujui oleh kedua pihak.

  • Uang Muka

Pembayaran uang muka dapat diangsur dengan jadwal tertentu. Sebaiknya, pembayaran uang muka ini dilakukan setelah akad kredit KPR Anda disetujui bank.

  • Biaya Notaris

Notaris menjadi pihak yang penting dalam kepemilikan rumah Anda. Seperti yang diketahui, biaya notaris berguna untuk mengikat kredit secara hukum.

  • Angsuran

Perlu dicatat bahwa angsuran KPR–ditambah angsuran lain–jangan sampai lebih dari sepertiga gaji Anda. Anda bisa mencoba simulasi KPR yang ada di situs web Rumah.com.

7. Perbedaan Syarat dan Cara Mengajukan KPR Rumah Bekas dengan Rumah Baru BTN

Cek tabel perbedaan syarat dan cara KPR BTN rumah baru dan rumah seken ini.

Mengutip laman resmi Bank BTN, syarat, dokumen, dan langkah mengajukan KPR untuk rumah bekas di bank BTN tidak ada bedanya dengan pengajuan KPR rumah baru. Kecuali pada hal-hal berikut:

Rumah Baru

Rumah Bekas

Kesepakatan dengan pengembang

Kesepakatan dengan pemilik rumah

Salinan sertifikat tanah, Izin Mendirikan Bangunan, dan bukti tanda jadi.

Salinan bukti kepemilikan properti (SHM/HGB, dll), tanda pengenal pemilik rumah. Akan lebih baik jika pemilik rumah ikut datang ke bank saat pengajuan KPR.

Bebas biaya appraisal jika pengembang sudah bekerja sama dengan bank

Dikenakan biaya appraisal. Umumnya ditanggung pembeli.

Penandatanganan Surat Persetujuan Kredit (SPK) atau yang biasa disebut akad kredit. Dilakukan di notaris, dihadiri oleh pembeli, pihak bank, dan pengembang.

Penandatanganan SPK di notaris, dihadiri oleh pembeli, pihak bank, dan pemilik rumah.

Inilah keuntungan beli rumah dengan KPR, selengkapnya simak di video berikut ini.

Ketika membeli rumah seken, prinsip kehati-hatian sangat perlu digunakan. Di sisi fisik, kondisi rumah tergantung material bangunan yang dipakai dan perawatan yang dilakukan pemilik sebelumnya. Di sisi lain, lokasi, harga, dan legalitas juga perlu diketahui.

Selain jeli mencari rumah yang berkualitas, Anda juga harus pintar mencari waktu dan peluang yang tepat untuk mendapatkan rumah yang tepat.

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel