Syarat Vaksin Booster Covid-19 Boleh Diberikan Selain Lansia dan Imunokompromais

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan bahwa selain lansia dan Imunokompromais boleh mendapatkan vaksinasi booster covid-19. Hal itu bisa dilakukan jika cakupan vaksinasi booster untuk lansia sudah lebih dari 50 persen.

"Jadi untuk kebijakannya di Kementerian Kesehatan, daerah yang sudah lebih 60 persen cakupan lansia, dan 70 persen cakupan vaksinasi umumnya, sudah bisa memberikan booster pada sasaran selain lansia dan Imunokompromais," kata Dwi saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (14/1/2022).

Jika kelompok masyarakat yang di luar lansia dan imunokompromais mengantongi tiket booster, Ia mengimbau untuk dicek kembali tiket tersebut. Pengecekan dapat dilihat pada tanggal tiket tersebut.

"Iya jadi di tiket dosis ketiganya itu terus ada tambahan lagi buat dilihat lagi Anda berhak vaksin ketiga mulai tanggal berapa, nah itu ada tulisannya," jelas dia.

Dwi mengungkapkan pihaknya menargetkan booster harian sesuai dengan orang yang sudah divaksin dalam periode enam bulan sebelumnya. Karenanya, dia menegaskan, data tersebut terus bergerak.

"Intinya kita akan percepatan semua orang yang sudah punya tiket vaksin ketiga, dan waktunya sudah memenuhi 6 bulan setelah vaksin ke dua baru booster itu silakan dateng ke layanan vaksinasi. Kita juga nambah sentra-sentra vaksin semua kolaborator di Jakarta akan memulai lagi membuka layanan vaksinasi besar-besaran," terang dia.

Masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi booster dapat mendatangi puskesmas terdekat. Selain itu, juga menyambangi pos-pos vaksinasi yang sudah disediakan Pemprov DKI Jakarta.

"Vaksinasi baik di Puskesmas maupun pos vaksinasi di wilayah yang dikelola oleh puskesmas itu udah buka," ujar dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Booster Gratis

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya mengumumkan bahwa vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster akan mulai dilakukan pada 12 Januari 2022 dengan prioritas bagi lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan. Hal ini penting dilakukan mengingat virus Corona terus mengalami mutasi.

Ia pun memutuskan bahwa vaksinasi booster diberikan gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga ini gratis untuk masyarakat Indonesia karena sekali lagi saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama,” kata Jokowi dalam keterangan pers yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/1/2021).

Adapun syarat dan ketentuan untuk mendapatkan vaksinasi ketiga ini adalah calon penerima sudah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua lebih dari 6 bulan sebelumnya.

“Meski sudah divaksinasi, saya mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, karena vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci menghadapi pandemi COVID-19,” Tutup Jokowi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel