Syarat yang Harus Ditempuh Timnas Indonesia untuk Lolos ke Final Piala AFF 2020: Wajib Menang

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Singapura - Laga hidup mati akan dimainkan Timnas Indonesia dalam leg 2 semifinal Piala AFF 2020, Sabtu (25/12/2021). Pasukan Shin Tae-yong kembali akan menghadapi tim tuan rumah, Singapura, pada duel krusial tersebut.

Timnas Indonesia bermodalkan hasil imbang 1-1 melawan Singapura pada leg 1 semifinal Piala AFF 2020 (22/12/2021). Secara matematis, peluang kedua tim sama-sama masih ada.

Tim yang ingin meraih tiket final wajib meraih kemenangan pada laga leg 2. Caranya bisa melalui 90 menit pertandingan, babak perpanjangan waktu 2x15 menit, hingga adu tos-tosa pada tendangan penalti.

Jadi, syarat yang harus dilalui Timnas Indonesia adalah wajib menang. Begitu juga dengan Singapura bila ingin lolos ke final, maka laga diprediksi bakal berlangsung sengit.

Kedua tim akan bermain agresif untuk bisa mencetak gol sebanyak-banyaknya. Situasi itu yang membuat pertandingan bakal berlangsung menarik dan seru sejak babak pertama.

Tim yang berhasil meraih kemenangan dalam duel Timnas Indonesia Vs Singapura akan lolos final Piala AFF 2020. Lawannya adalah pemenang duel Vietnam melawan Thailand yang juga akan diketahui pada Minggu (26/12/2021).

Tak Ada Aturan Gol Tandang

Piala AFF - Ilustrasi Logo Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)
Piala AFF - Ilustrasi Logo Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)

Piala AFF 2020 tak menggunakan aturan gol tandang. Penyebabnya adalah turnamen ini digelar terpusat di Singapura alias tanpa sistem kandang dan tandang.

Artinya, hasil yang diraih pada leg pertama akan ditambah dengan skor pada leg kedua. Dengan demikian, menang atau kalah dengan skor berapapun tak akan ada artinya.

Dengan demikian, Timnas Indonesia wajib mengerahkan segala kekuatan untuk bisa meraih kemenangan. Namun, Singapura juga diprediksi bakal bermain agresif untuk meraih kemenangan.

Sama-sama Pede

Dedik Setiawan. Striker milik Arema FC berusia 27 tahun ini tampil 45 menit sebelum digantikan Ezra Walian di awal babak kedua. Ia tampil nyaris tanpa peluang dan kehilangan kecepatan serta naluri mencetak golnya. Ia hanya mendapat nilai 6. (AFP/Roslan Rahman)
Dedik Setiawan. Striker milik Arema FC berusia 27 tahun ini tampil 45 menit sebelum digantikan Ezra Walian di awal babak kedua. Ia tampil nyaris tanpa peluang dan kehilangan kecepatan serta naluri mencetak golnya. Ia hanya mendapat nilai 6. (AFP/Roslan Rahman)

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menatap percaya diri duel melawan Singapura. Shin Tae-yong bertekad memenangi duel melawan Singapura pada waktu normal, bukan ditentukan melalui adu penalti.

"Saya tidak memikirkan penendang untuk adu penalti. Sebab, saya ingin menyelesaikan pertandingan sebelum adu penalti," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual sebelum bertanding, Jumat (24/12/2021).

Semangat yang sama juga dimiliki Singapura. Pelatih Tatsuma Yoshida memastikan timnya akan menampilkan permainan berbeda demi mengalahkan Timnas Indonesia.

"Kami harus meningkatkan penampilan dan motivasi untuk meraih sesuatu yang diinginkan. Saya tetap menaruh kepercayaan pada kemampuan para pemain," tegas pelatih asal Jepang itu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel