T-Connext, cara Telkomsel pertemukan pendiri startup dan modal ventura

Telkomsel, anak perusahaan BUMN PT Telkom Indonesia, menyatukan para pendiri dan pegiat startup serta pemodal ventura melalui ekosistem T-Connext agar mereka bisa saling terhubung dan menciptakan inovasi untuk mendorong perekonomian digital yang sejalan dengan visi percepatan transformasi nasional.

"Ini program yang kami canangkan untuk berjalan berkelanjutan menghubungkan stakeholder di ekosistem digital yang dimiliki Telkomsel. Ada dari startup enthusiast,venture capital (modal ventura), dan para founders (pendiri startup). Mereka semua saling bertemu dan lewat pertemuan itu mungkin akan terjadi ketertarikan yang berpotensi pada adanya investasi," kata VP Business Development and Innovation Telkomsel Jockie Heruseon dalam acara media update di Telkomsel Smart Office, Kamis.

Tidak hanya menghubungkan antar pelaku ekosistem digital, Telkomsel juga membuka ruang untuk para pelaku tersebut mengenal unit-unit bisnis milik Telkomsel yang berpotensi menghasilkan kolaborasi yang menguntungkan.

Selain layanan, Telkomsel juga memiliki sebanyak 170 juta pelanggan serta 300 ribu gerai yang juga berpotensi untuk pengembangan bisnis dari ekosistem digital.

"Kami punya aset yang bernilai dan lewat ini (T-Connext) kita kenalkan mereka dengan unit-unit bisnis kami agar terjadi sinergi kolaborasi. Objektifnya kita membantu mereka (para pelaku ekosistem digital) untuk tumbuh lebih cepat dan besar. Dampaknya juga ke ekonomi digital seperti yang saat ini digaungkan terus oleh Pemerintah," ujar Jockie.

Dengan adanya T-Connext pun diharapkan penguatan ekosistem digital di Tanah Air bisa tercipta apalagi mengingat saat ini perusahaan-perusahaan teknologi tengah berjuang di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Telkomsel berharap T-Connext bisa menjadi acara rutin tahunan yang dimanfaatkan oleh banyak pelaku ekonomi digital.

Baca juga: Telkomsel nilai industri game lokal miliki potensi untuk berkembang

Baca juga: Telkomsel gelar program inkubasi "startup" NextDev 2022

Baca juga: Analis yakin bisnis menara Mitratel tetap moncer meski BBM naik