Tabalong Masih Terendam

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG - Banjir akibat luapan Sungai Uwi yang merendam puluhan rumah di Desa Banyutajun, Kecamatan Tanjung, Tabalong, Kalimantan Tengah hingga hari ketiga, belum mengalami penurunan.

Kondisi ini sangat merugikan masyarakat di desa tersebut. Selain tak bisa beristirahat dengan tenang, mereka juga tak bisa melakukan pekerjaan sehari-harinya di kebun.

"Airnya tetap seperti kemarin," ujar Ketua RT 1 Desa Banyutajun, Amrulah kepada Tribun Kalteng (Tribunnews Network), Rabu (26/12/2012).

Akibatnya warga masih tak bisa beraktivitas normal dan masih berjaga-jaga di rumah untuk menunggu air turun agar bisa membersihkan bekas genangan banjir.

Dengan masih tidak adanya penurunan genangan banjir, maka warga sudah tiga hari tak bisa mendapatkan uang, karena kehilangan mata pencahariannya untuk mengambil getah di kebun serta tidak bisa mengangkutnya untuk dijual.

"Bantuan yang ada juga tidak ada tambahan, cuma yang kemarin dari pemda yang datang," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.