Tabanan siap wujudkan Desa Wisata berbasis Pariwisata Kerakyatan

·Bacaan 2 menit

Bupati Tabanan, Bali, Komang Gede Sanjaya, saat "berkantor" di Desa Tegalmengkeb, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu, menyerahkan SK Desa Wisata kepada Desa Tegalmengkeb, untuk siap mewujudkan desa itu sebagai Desa Wisata berbasis Pariwisata Kerakyatan.

"Konsep desa wisata Tegalmengkeb berbasis pariwisata kerakyatan, bukan pariwisata yang glamour. Dengan wisata utama Pantai Plecung dan kerajinan khas yang menjadi kegemaran wisatawan. Ini merupakan terobosan yang patut dicontoh desa lain, karena Tegalmengkeb digagas menjadi desa wisata di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda," ujarnya.

Desa wisata Tegalmengkeb dibangun berlandaskan Tri Hita Karana, bagaimana masyarakat harus memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan, begitu juga hubungan yang harmonis antar masyarakat dan hubungan yang baik dengan alam lingkungan.

"Ketika alam lingkungan ini bisa dijaga oleh masyarakat, saya yakin Desa Tegalmengkeb akan menjadi desa yang maju ke depan. Itu karena desa ini memiliki potensi dan semangat juang masyarakatnya yang sangat luar biasa, dengan Pantai Klecung yang menghasilkan panorama indah, perikanan untuk ekonomi dan perdagangan, lengkap," katanya.

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyampaikan terbentuknya desa wisata ini sebagai perwujudan desa yang mandiri, karena seluruh pembangunan yang dirancang, dibangun, dikelola oleh masyarakat, nanti hasilnya akan kembali untuk masyarakat.

"Kabupaten Tabanan memilki karakteristik masyarakat yang etos kerja dan gotong royongnya luar biasa. Kami di Tabanan sudah berkomitmen bagaimana kami membangun Tabanan bukan pariwisata yang sifatnya glamour, tapi pariwisata yang dibangun oleh masyarakatnya itu sendiri dan mandiri," kata Sanjaya.

Ia menambahkan semua pembangunan yang dilakukan masyarakat akan mampu memberikan manfaat kembali pada masyarakat. Dari kita oleh kita untuk kita.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya juga memberikan bantuan sembako sebanyak 100 paket kepada masyarakat desa yang kurang mampu dan terdampak COVID-19, serta beragam kegiatan desa, terutama meresmikan SK Desa Wisata.

Baca juga: Rejowinangun Yogyakarta masuk 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia

Baca juga: Erick Thohir resmikan Desa Wisata Situ Lebak Wangi Bogor

Baca juga: PLN dukung pengembangan wisata dengan sistem kelistrikan prima

Baca juga: PT PP dukung pengembangan desa wisata di lima destinasi pariwisata

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel