Tabiat Dasar Manusia Dijelaskan dalam Surah Al Fajr

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Surah Al Fajr merupakan surah dalam Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW berkaitan dengan kisah terbunuhnya sahabat nabi Hamzah yang gugur dalam medan perang.

Surah Al Fajr berada di urutan ke-89 dalam kitab suci Alquran. Surah ini tergolong dalam kategori surah Makkiyah, atau surah yang diturunkan di Kota Mekkah.

Surah yang terdiri dari 30 ayat ini disebut Al Fajr berarti ‘waktu fajar. Yang merupakan ayat pertama dalam surah ini.

Surah Al Fajr mengandung tiga pokok pembahasan besar. Pada bagian pembahasan pertama, Allah SWT mengisahkan kisah umat terdahulu yang tidak percaya dengan utusan-Nya.

Allah juga menjelaskan bagaimana kondisi umat yang tidak taat kepada utusan-Nya itu. Mereka akan ditimpa kondisi yang tidak mengenakan akibat dari sikap sombong dan pembangkangan.

Pembahasan kedua dalam surah Al Fajr, Allah menjelaskan kehidupan manusia di dunia. Yaitu setiap manusia akan menerima kesenangan dan kesulitan. Manusia juga ada yang tertimpa kesempitan hidup.

Pada kesempatan lain, manusia juga ada yang menerima kelapangan. Namun, Allah juga menjelaskan tabiat manusia yang selalu tergoda dengan harta dan kenikmatan dunia.

Pembahasan Ketiga Surah Al Fajr

Ilustrasi Al-Qur'an Credit: pexels.com/Ali
Ilustrasi Al-Qur'an Credit: pexels.com/Ali

Pada pembahasan ketiga surah Al Fajr, atau pada pembahasan akhir dalam surah ini, Allah menjelaskan mengenai ketetapan hari kiamat. Bagi umat yang tidak mengakui Allah, maka akan mendapat siksa.

Sementara yang menerima ketetapan Allah beserta ajaran yang dibawa oleh Rasulullah, maka mereka akan mendapat tempat istimewa di sisi Tuhannya di akhirat kelak. Seperti yang tercantum dalam ayat 29 dan 30 surah ini.

فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِيْۙ ,وَادْخُلِيْ جَنَّتِيْ

“Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (QS. Al Fajr: 29-30)

Saksikan Video Menarik Berikut Ini