Tabrak 7 Orang: Polisi Kesulitan Hubungi Pihak Keluarga Novi

INILAH.COM, Jakarta - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan pihaknya belum menghubungi keluarga dari Nova Amalia (25), model wanita yang menabrak tujuh orang di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012) sore kemarin.

"Pihak keluarga belum bisa dihubungi karena yang bersangkutan belum stabil," ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jum'at, (12/10/2012).

Rikwanto melanjutkan, petugas juga mengalami kesulitan karena handphone dan dompet milik Novi dibuang, dan saat ditangkap model majalah dewasa itu hanya mengenakan pakaian dalam saja. Kondisi Novi saat ini sedang dicek oleh kesehatan, baik fisik maupun psikisnya.

"Jadi kalau memungkinkan dan sudah bisa diyakinkan yang bersangkutan sehat baru kita periksa. Sekarang sudah mulai berkurang kadar narkobanya, namun fisik mental kan masih drop, kita lihat dulu pokoknya," katanya.

Menurutnya, Novi juga sudah dipinjamkan pakaian oleh petugas agar terlihat lebih sopan. "Kita sudah pinjamkan pakaian dari anggota Polwan agar bisa berpakaian pantas, karena pelaku membuang bajunya, dompet dan HP-nya di jalan. Jadi harapan kita dari penyidik laka atau reskrim bisa segera menghubungi orang tua dan bisa segera diperiksa," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi mengemudi 'ugal-ugalan' Novi terjadi pada Kamis sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Mobil Honda Jazz merah bernopol B 1864 POP yang ditungganginya menabrak tujuh pengguna jalan di kawasan perempatan Jalan Ketapang, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Beruntung, tujuh pengguna jalan itu hanya mengalami luka ringan. Sebagian korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Husada, sementara sebagiannya lagi sempat diamankan dan mendapat perawatan di Unit Laka Polsek Metro Taman Sari. Saat ditangkap, Novi didapati hanya mengenakan pakaian dalam.[bay]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.