Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bekasi, Pengemudi Calya Masuk Bui

Bayu Nugraha, Dani (Bekasi)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Insiden maut antara Toyota Calya dengan pemotor di I Gusti Ngurah Rai Bekasi Barat memasuki babak baru. Pengemudi bernama Mohamad Aldi langsung dijebloskan ke dalam tahanan.

"Sudah kita jebloskan ke dalam tahanan pengemudi," kata Kanit Laka Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Farida, Selasa, 29 Desember 2020.

Farida menambahkan, pihaknya hanya menahan satu orang dari enam penumpang yang ada di dalam mobil. Karena selama penyelidikan enam penumpang, hanya pengemudi yang terbukti menyebabkan kecelakaan.

"Kita sudah periksa semua penumpang yang ada di dalam mobil. Tapi hanya satu yang kita tetapkan tersangka yaitu pengemudi," kata Farida.

Menurut dia, pengemudi itu dianggap bersalah karena lalai dalam berkendara. Hingga akhirnya kendaraan yang dikemudikannya masuk ke jalur yang salah. "Pengemudi masuk ke jalur yang salah hingga menyebabkan terlibat kecelakaan," katanya.

Menyangkut adanya dugaan pengemudi dipengaruhi minuman keras, kata Farida masih didalami. Namun, lima rekannya yang ada di dalam satu mobil dipersilakan kembali ke rumah masing-masing. "Lima orang yang di dalam mobil tidak ditahan," ujarnya.

Sebelumnya, pemotor bernama Dwi Priyanto tewas dihantam mobil di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu, 26 Desember 2020. Kaki kanan korban putus, hingga tubuhnya terpental 20 meter.

Insiden ini terjadi pukul 03.00 WIB. Ketika itu, korban sedang melaju dengan sepeda motornya jenis Honda Genio B 4624 dari arah Cakung menuju Kranji Bekasi. Sesampainya di jembatan jalan baru, datang sebuah mobil Toyota Cayla berpelat nomor B2038 PKK yang datang dari arah berlawanan. (ase)

Baca juga: Kecelakaan Maut di Pasar Minggu, Pengemudi Hyundai yang Jadi Tersangka