Tabrakan Beruntun Akibatkan Pengendara Motor Tewas

Tabanan (ANTARA) - Tabrakan beruntun di Jalan Raya Gilimanuk-Denpasar, Bali, Sabtu (12/1) malam mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tabanan AKP Ni Putu Utariani, Minggu pagi, menyebutkan, pengendara motor Yamaha Jupiter nomor polisi DK-3593-LO, Sugiono (40), tewas di tempat kejadian di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

Dua pengendara motor lainnya, yakni Yamaha Mio nopol DK-4103-IW dan Honda Megapro nopol DK-6561-WJ mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

"Kedua korban luka sampai saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Tabanan," kata Utariani.

Sementara mobil pikap nopol DK-9454-GP masuk jurang sedalam tujuh meter, namun pengemudinya, Wayan Sudarma, berhasil selamat.

Utariani menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut berawal dari mobil pikap yang melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Sesampainya di tikungan Desa Sembung Gede, pikap berpapasan dengan motor Mio yang dikendarai I Putu Suka Arta dan Megapro yang dikendarai Dedi Sugiarta, sedangkan motor korban tewas berada paling belakang.

"Secara tiba-tiba salah satu pengendara motor kehilangan kendali dan mengambil haluan membuat pengemudi mobil pikap banting setir ke kanan hingga memakan separuh badan jalan. Ketiga sepeda motor menghantam mobil pikap," katanya.

Sugiono yang hendak pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tewas dalam kecelekaan tersebut. Pengemudi pikap dan kernetnya turun dari kendaraannya.

Sayangnya, bagian pinggir jalan raya itu ambles sehingga mobil pikap langsung meluncur ke jurang sedalam tujuh meter. Beruntung pengemudi dan kernetnya selamat.(ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.