Tabrakan Beruntun di Tabanan Bali, Lima WNA Terluka

Merdeka.com - Merdeka.com - Lima warga negara asing (WNA) turut menjadi korban tabrakan beruntun di Banjar Pacung, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (18/6) siang. Kelima dilaporkan terluka, dua di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

WNA itu dilaporkan menumpang mobil AVP dengan Nomor Polisi (Nopol) DK 1129 ABF. "Untuk yang AVP itu, drivernya adalah warga negara Indonesia dan (penumpangnya) lima orang warga asing," kata Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Kanisius Franata, saat dihubungi, Senin (20/6).

Setelah mengalami kecelakaan, kelima warga negara asing itu langsung dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Semara Rati, Tabanan, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Siloam.

"Tiga orang (WNA) sudah pulang, tinggal dua orang dan mereka dalam kondisi sadar. Karena kemarin dua orang itu masuk observasi, terus tadi dua-duanya sudah masuk ke ruangan rawat inap," imbuhnya.

Dua WNA yang dirawat adalah warga Negara Amerika Serikat dan warga negara United Kingdom. "Yang tiga (WNA) lainnya sudah pulang dan tidak mau diminta keterangan," imbuhnya.

Bus Tabrak 10 Kendaraan

Kecelakaan terjadi saat bus pariwisata dengan nopol B 7134 WGA yang datang dari Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, menuju arah Denpasar. Saat tiba, di TKP melintasi jalan turunan dan diduga mengalami lepas kendali karena rem blong lalu menabrak kendaraan Toyota Rush DK 1113 AD.

Sopir bus itu kemudian membanting setir ke kiri dan menabrak kendaraan AVP DK 1129 ABF, lalu membanting setir ke kanan menabrak Daihatsu Ayla nopol DK 1284 VH, serta kendaraan Suzuki Swift nopol DK 1359 BM, dan sepeda motor Honda Scopy nopol DK 2603 GAR, Daihatsu Ferosa nopol DK 1763 LR, dan mobil Toyota Avanza nopol DK 1611VH, sepeda motor Honda Scoopy Nopol DK 7333 HV.

Tak sampai di situ, kemudian bus itu kembali membanting setir ke kiri menabrak kendaraan Suzuki Swift nopol DK-1895-DF, lalu mengenai tembok warga selanjutnya menabrak pejalan kaki dan membanting stir ke kanan menabrak kendaraan Honda CRV Nopol DK1901-HI.

"Kemudian kendaraan bus pariwisata tetap melaju ke arah selatan jurusan Denpasar. Lalu, menabrak bale bengong milik Restoran Ananta Boga. Kemudian terperosok ke kebun milik restoran, untuk faktor penyebab diduga karena rem over use atau rem blong," ujarnya.

Satu Orang Meninggal Dunia

Semua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu diamankan di Gudang Es Kristal Pacung, Baturiti, Tabanan. Semua administrasi kendaraan dan pengemudi berupa tujuh buah SIM dan 11 buah STNK dan 11 kendaraan.

Sementara, untuk puluhan pelajar dan guru dari SMP Labscoohl Unesa 2 Surabaya, Jawa Timur, sudah kembali ke menuju Surabaya.

"Untuk PO dari kendaraan bus hari ini akan diperiksa. Kondisi dari semua siswa SMP sudah kembali menuju Surabaya. Untuk, jumlah data kecelakaan, satu orang meninggal dunia, 12 orang luka ringan, dan kerugian material Rp300 juta untuk seluruh kendaraan," ujarnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel