Tabrakan maut di Mesir setelah jam malam tewaskan 15 orang

KAIRO (AP) - Sebuah truk trailer menghantam sejumlah mobil yang berhenti di jalan bebas hambatan, menewaskan 15 orang dan melukai belasan orang lainnya di ibu kota Mesir pada Rabu malam, demikian otoritas dan media pemerintah.

Tabrakan maut itu terjadi tak lama setelah jam malam Mesir diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona. Setelah jam 7 malam, angkutan umum dilarang beroperasi dan masyarakat dilarang keluar kecuali ada keperluan mendesak.

Pihak berwenang mengatakan serangkaian minibus, truk dan mobil yang mengantre di pos pemeriksaan di jalanan dari Mesir selatan menuju Kairo tengah menunggu petugas agar menyetujui pembebasan jam malam mereka. Namun seketika truk yang sarat dengan bahan bangunan menghantam sejumlah kendaraan dengan kecepatan tinggi, kantor berita milik pemerintah Al-Ahram melaporkan.

Petugas masih melakukan penyelidikan guna menentukan apa yang telah terjadi. Mereka yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Pusat El Saff di Provinsi Giza untuk mendapat perawatan.

Sekitar 8.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas di Mesir, di mana kondisi jalannya tak terawat dan undang-undang lalu lintas sering diabaikan.

Melalui respons yang paling agresif dalam menghadapi pandemi virus corona, Mesir memberlakukan jam malam selama 11 jam bagi 100 juta penduduknya. Kementerian Kesehatan melaporkan lebih dari 50 infeksi baru pada Rabu, menambah total kasus menjadi 456, termasuk 22 kematian.