Tahanan Meningkat, KPK Tambah Kapasitas Rutan di Puspomal TNI

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah kapasitas rumah tahanan (Rutan) cabang KPK di Rutan Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) TNI. Penambahan kapasitas ini dilakukan lantaran meningkatnya jumlah tersangka kasus korupsi.

Ketua KPK Firli Bahuri langsung meminta penambahan kapasitas itu langsung saat audiensi KPK bersama Puspomal TNI, di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (10/6).

"Penyediaan fasilitas rumah tahanan oleh Puspomal TNI ini sebagai wujud sinergi KPK bersama aparat penegak hukum lainnya dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi," kata Firli.

Ruang tahanan baru tersebut akan ditempatkan di cabang Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur KPK di Mako Puspomal, Jl Boulevard Bukit Gading Raya No.9, Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang turut hadir dalam audiensi tersebut, mengatakan, penambahan ini untuk meningkatkan kualitas layanan rumah tahanan.

"KPK sebetulnya tidak ingin menambah ruang tahanan. Namun kian hari tersangka dugaan tindak pidana korupsi kian bertambah," ungkap Alex.

Senada dengan Alex, Wakil Ketua KPK lainnya Nawawi Pomolango mengapresasi pemberian fasilitas ruang tahanan kepada KPK dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Fasilitas ini betul-betul membantu kerja Pemberantasan Korupsi," ujar Nawawi.

Ruang tahanan baru KPK di Mako Puspomal TNI dibangun untuk kapasitas 16 orang tahanan. Rencananya, ruang tahanan tersebut akan digunakan bagi tahanan laki-laki.

Saat ini, KPK memiliki tiga rutan yaitu Rutan Merah Putih di Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan; Rutan Guntur di Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan; serta Rutan C1 Gedung KPK lama, Jalan HR Rasuna Said Kavling C1 Setiabudi, Jakarta Selatan.

Per hari ini, Jumat (10/6/2022), Rumah Tahanan Gedung Merah Putih KPK terisi 19 tahanan pria dari total kapasitas 25 orang tahanan. Untuk ruang tahanan wanita telah terisi 8 orang dan kapasitas sudah full. Kemudian Rutan Guntur terdapat 21 tahanan dari kapasitas 32 orang.

Sementara di Rutan Gedung KPK C1 terisi 13 tahanan dari kapasitas 19 orang

Audiensi ini juga hadiri pihak Puspomal TNI AL, yaitu Komandan Pusat Polisi Militer AL (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Edwin, Direktur Pembinaan Penegakan Hukum (Dirbin Gakkum) Kolonel Laut (PM) Julkiply Pane, Dirbin Rustahmil Kolonel Laut (PM) Gultom, Kasat Idik Kolonel Laut (PM) Muriantoni, Kepala Stal Tahmil Letkol Laut (PM) Hari Subagio.

Komandan Pusat Polisi Militer AL (Danpuspomal) Laksamana Muda TNI Edwin merasa senang dan terhormat pihaknya dapat turut serta membantu KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Kedepannya, kami akan selalu mendukung dan membantu KPK," ujarnya.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel