Tahun Ini, 2.000 Mobil Listrik Elvina Dipasarkan

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Jagat Pintar
    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Produsen asal Taiwan, ASUS, menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan meluncurkan tiga seri Zenfone sekaligus. Mereka adalah Zenfone 4, Zenfone 5 dan Zenfone 6. Ketiga ponsel tersebut mengusung prosesor buatan Intel, Atom. …

  • Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Merdeka.com
    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    MERDEKA.COM. Pemilihan umum legislatif telah berakhir. Fase selanjutnya ialah pemilihan presiden. Di fase kedua ini, dua partai politik dengan masing-masing capresnya dijagokan untuk juara yakni PDIP dengan Jokowi dan Gerindra dengan Prabowo.Dalam pileg lalu, berdasarkan hasil hitung cepat, dua partai ini menempati posisi empat besar peraup suara terbanyak bersanding bersama Golkar dan Demokrat. Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang kini tengah menjadi sorotan di sektor bisnis karena figur …

TEMPO.CO, Jakarta - Pencipta mobil listrik Dasep Ahmadi--melalui PT Sarimas Ahmadi Pratama--akan mulai memasarkan mobil listrik berjenis city car pada pertengahan tahun ini.

"Kami mau mendaftarkan ini ke Kementerian Perindustrian. Kami ingin mengikuti prosedur yang berlaku untuk pengembangan mobil listrik," kata Direktur Utama PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi, di Kementerian Perindustrian, Rabu, 9 Januari 2013.

Dasep mengatakan perusahaanya akan memproduksi sebanyak 1.000-2.000 unit mobil listrik tahun ini. Mobil listrik keluaran Sarimas dinamakan Elvina, yang merupakan singkatan dari electric vehicle Indonesia. Mobil ini akan dijual dengan harga di bawah Rp 200 juta.

Elvina akan diproduksi di tiga pabrik milik Sarimas yang terletak di Depok, Bogor, dan Bekasi. Jarak tempuh Elvina diperkirakan sejauh Jakarta-Bogor-Jakarta, dengan waktu berfungsi kira-kira tiga jam. Jenis mobil ini harus di-charge pada listrik dengan kekuatan minimal 3.000 watt. Baterai mobil listrik jenis ini bisa di-charge pada kisaran 3-5 jam, tergantung kebutuhan.

Dalam pengembangan mobil listrik, Dasep mengakui kesulitan utamanya adalah pengembangan komponen baterai, karena masih harus mengimpor. "Semoga bisa kami lokal-kan. Kalau pasarnya sudah besar, akan datang sendiri," katanya. Baterai mobil listrik, kata Dasep, diimpor dari Amerika Serikat, Cina, Jepang, dan Korea Selatan.

Dasep mengakui bahwa pasar mobil listrik di Indonesia tidak akan melebihi 1 persen. Tapi, efisiensi energi dan konsep ramah lingkungan yang ditawarkan jenis mobil ini membuat mobil listrik layak masuk pasar. "Mobil listrik kan segmennya memang second car. Jadi, untuk jarak, misalnya, Bogor-Jakarta, bolak balik tiap hari itu pakai kendaraan listrik sangat hemat sekali. Jadi, layaklah masuk pasar," katanya.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, menyambut baik munculnya banyak produsen mobil listrik. Menurut dia, pemerintah akan memberikan dukungan dari segi regulasi. "Kami akan membantu dari segi kebijakan. Kami mempersilakan siapa pun yang ingin mengembangkan mobil listrik," katanya.

Selain dengan Kemenperin, Budi mengatakan produsen mobil listrik bisa bekerja sama dengan PLN untuk penyediaan listrik, termasuk untuk pembangunan infrastruktur pengisian listrik.

ANANDA TERESIA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...