Tahun ini Citilink Tambah 15 Pesawat  

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • IPW Temukan Kejanggalan Akuisisi BTN oleh Mandiri

    Antara

    Jakarta (Antara) - Indonesia Property Watch menemukan kejanggalan rencana akuisisi atau mengalihkan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh pemerintah kepada PT Bank Mandiri TBK. "Banyak kejanggalan, pertama, sebelum ada rencana akuisisi ini, `fit and proper test` (uji kelayakan dan kepatutan) ini masih belum matang, tiba-tiba penggantinya ada dan ada surat dari Kementerian BUMN," kata DIrektur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin. ... …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

TEMPO.CO, Jakarta - PT Citilink Indonesia tahun ini akan mendatangkan 15 pesawat tambahan. Maskapai akan mengoperasikan sepuluh pesawat Airbus A320, serta lima pesawat baling-baling jenis ATR. "Pesawat ATR akan mulai datang September nanti," kata Chief Executive Officer Citilink Indonesia, Arif Wibowo, dalam konferensi pers, Ahad, 13 Januari 2013.

Ia mengatakan pengoperasian pesawat ATR akan menjadi basis maskapai untuk meningkatkan penjualan. Vice President Marketing and Communications Citilink Indonesia, Aristo Kristandyo, mengatakan maskapai akan mendatangkan total 50 pesawat ATR 72-600 hingga tahun 2017.

Namun, Citilink belum memutuskan lokasi penempatan pesawat baling-baling tersebut. Aristo menjelaskan, maskapai akan mencari kota baru untuk dijadikan sebagai "hub" atau penghubung. Ada beberapa kota yang menjadi opsi untuk hub.

Ia mengungkapkan, kemungkinan pesawat ATR ditempatkan di hub yang akan dibuka di Makassar, Balikpapan, Medan, dan Lombok. Aristo pun menjelaskan alasan-alasan perusahaan memilih ATR. Pertama, ATR tidak memerlukan landasan pacu yang modern.

"Bisa di landasan pacu biasa, asal lurus," ujar Aristo. Kedua, meskipun lambat, ia menjelaskan, pesawat ATR dilengkapi teknologi yang lebih bagus dibanding dengan Bombardier.

Mengenai investasi perusahaan untuk mendatangkan pesawat-pesawat baru tahun ini, Aristo hanya menjawab singkat. "Saya tidak tahu resminya, karena itu "big deal"nya dengan Garuda Indonesia," kata dia. Ia mengatakan, armada-armada tambahan yang akan dioperasikan Citilink didatangkan dengan sistem leasing.

MARIA YUNIAR

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...