Tahun Ular Air, Waspada Kebakaran

TEMPO.CO, Jakarta - Tahun baru Imlek 2564 merupakan perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Tahun ini dalam penanggalan Cina, tahun naga air akan digantikan dengan tahun ular air. Meskipun sama-sama air, namun kedua tahun ini bertolak belakang. Jika naga air adalah gudangnya air, sehingga harus mewaspadai air. Namun ular air justru memiliki elemen api.

Setelah melewati sebuah titik di tanggal 22 Desember 2012, menurut ahli analisis feng shui, Xiang Yi, sudah bisa merefleksikan kejadian-kejadian yang terjadi sepanjang 2013. Menurutnya terdapat beberapa hal yang harus diwaspadai di tahun ini, salah satunya api.

"Ular itu memiliki elemen Api, jadi api adalah salah satu yang harus diwaspadai di tahun ini," Xiang Yi menjelaskan. Beberapa kejadian kebakaran sudah terjadi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri seperti kebakaran hutan di Australia.

Di Indonesia sendiri sudah terjadi beberapa peristiwa kebakaran namun tidak terlalu fatal. Salah satu yang cukup mengambil perhatian adalah kebakaran pada pusat perbelanjaan di Jakarta. "Salah satu yang cukup ramai kebakaran di mall di sekitar mangga dua," kata Xiang Yi. Untuk ke depannya diprediksi akan banyak lagi kejadian-kejadian yang akan berhubungan dengan api, sepanjang tahun 2013 menurut penanggalan Cina.

Selain api, di tahun ular air ini Xiang Yi juga melihat elemen logam akan menjadi sebuah pemberitaan yang cukup ramai. Elemen logam ini mewakili logam mulia atau pun juga barang-barang mewah dan barang berharga. "Logam mulia akan membuat berita di tahun ini", kata suhu yang menguasai analisis manusia berdasar tanggal lahir ini.

NANDA HADIYANTI

Berita Lain:

Pendiri Demokrat Tuduh SBY Melanggar AD/ART

Polisi Jebak Mahasiswa IPB Pelaku Situs Prostitusi

Akbar Tanjung Sindir SBY dalam Rapat Golkar

Ambil Alih Demokrat, SBY Bagai Jilat Ludah Sendiri

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.