Taiwan: China Buat Dua Kapal Induk

Taipei (AFP/ANTARA) - Kepala intelijen Taiwan mengatakan pada Senin bahwa China berencana untuk membuat dua kapal induk lain dalam armadanya, selain kapal induk pertamanya milik mantan Uni Soviet yang kini sedang melakukan uji coba di laut.


"Memang komunis China memutuskan untuk membuat dua kapal induknya sendiri," kata Tsai Teh-sheng, kepala Biro Keamanan Nasional pulau itu, kepada parlemen.


Tsai mengatakan bahwa pembangunan kapal induk perang itu akan dimulai masing-masing pada 2013 dan 2015, dengan tanggal pengiriman pada tahun 2020 dan 2022, dan bahwa mereka akan bertenaga konvensional.


Tsai mengatakan bahwa sejak pertengahan 2011 China melakukan uji coba laut enam kali pada kapal induk pertamanya, dan bahwa Taiwan diharapkan untuk mendukung pelatihan sebelum akhir tahun ini.


"Awalnya mungkin hanya melayani untuk tujuan pelatihan tetapi dapat diubah untuk pertempuran jika diperlukan di masa depan," katanya.


Uji laut kapal China memicu kekhawatiran internasional tentang pelebaran jangkauan angkatan laut China di tengah ketegangan regional yang meningkat mengenai perselisihan maritim dan kampanye AS yang menyatakan diri sebagai kekuatan Pasifik.


Komentar Tsai datang dalam menanggapi pertanyaan dari Lin Yu-fang, seorang anggota parlemen dari partai berkuasa Kuomintang yang mengatakan bahwa pembangunan bisa memaksa seluruh strategi pertahanan Taiwan yang akan dirombak.


"Setelah dua kapal perang itu bergabung dengan angkatan laut China, ancaman mereka ke Taiwan lebih besar dibandingkan dengan kapal 'Varyag'," katanya, mengacu pada kapal induk era Soviet pada tahun 1980 an yang direkondisi.


Menanggapi peningkatan kekuatan angkatan laut China, Taiwan akan lebih mempersenjatai kapal perang baru dengan "pembunuh kapal induk" anti-rudal kapal dan membangun armada dari 12 korvet yang dirancang dengan teknologi "siluman".


Rudal Feng Hsiung (Angin Berani) dilaporkan dirancang untuk melaju pada kecepatan Mach 2,0, atau dua kali kecepatan suara, dengan jarak hingga 130 kilometer. (as/ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.