Taiwan Tembaki Drone China

Merdeka.com - Merdeka.com - Komando Militer Taiwan mengatakan mereka melepaskan tembakan peringatan kepada sekumpulan pesawat nirawak (drone) milik angkatan bersenjata China. Insiden penembakan itu terjadi di atas pulau Erdan kemarin.

Dikutip dari laman Russia Today, Selasa (30/8), awal insiden itu adalah ketika tiga kelompok drone sipil China terbang di atas tiga pulau Taiwan, yaitu pulau Dadan, Erdan, dan Shiyu. Ketika salah satu dari drone itu memasuki zona larangan terbang di pulau Erdan, pasukan Taiwan segera menembak drone-drone itu dengan tembakan peringatan.

Drone-drone itu segera kembali mengarah ke Kota Xianmen, China setelah ditembak.

Ini adalah pertama kalinya Taiwan menggunakan amunisi aktif untuk menembak drone-drone China.

Insiden ini terjadi dua hari setelah Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan menyetujui empat prosedur dalam menghadapi pesawat nirawak China. Kementerian Pertahanan Taiwan menjelaskan empat prosedur itu adalah menembakkan suar, melaporkan penyusupan, mengusir drone, dan menembak jatuh.

Insiden penembakan ini bukanlah yang pertama kali terjadi.

Bulan lalu, Taiwan menembak drone China menggunakan suar di atas langit Kinmens, daerah yang penuh dengan pertahanan militer Taiwan.

Insiden ini turut meningkatkan ketegangan antara Taiwan dan China.

Sebelumnya kunjungan ketua DPR AS, Nancy Pelosi pada awal bulan Agustus turut meningkatkan ketegangan antara Taiwan dan China.

Hingga hari ini China masih menganggap Taiwan sebagai provinsi yang terlepas dari China. Namun Taiwan menganggap mereka bukanlah bagian dari provinsi China, melainkan negara berdaulat.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]