Tak Ada Format Kandang-Tandang di Liga 1, Persipura Sesumbar

·Bacaan 2 menit

VIVAPSSI telah menyiapkan format bubble to bubble di Liga 1 2021. Tujuannya, tak lain agar kompetisi si kulit bundar kasta tertinggi di Tanah Air bisa berjalan dengan protokol kesehatan COVID-19 ketat.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI telah menetapkan kick off Liga 1 akan berlangsung pada Jumat, 27 Agustus 2021.

Liga 1 akan memakai format bubble to bubble, yakni klub-klub yang berpartisipasi tak boleh keluar dari zona yang telah ditentukan; hotel dan Stadion selama kompetisi berlangsung di setiap serinya.

Dengan konsep bubble to bubble nantinya tak ada sistem kandang dan tandang. Pertandingan tetap memakai sistem kompetisi penuh tapi digelar di empat daerah yang telah ditetapkan.

Jabodetabek menjadi wilayah yang ditetapkan sebagai tuan rumah. Selain itu, ada pula Bandung, Surabaya, dan Semarang yang ikut ditetapkan sebagai tuan rumah.

Liga 1 juga tanpa kehadiran suporter serta penerapan protokol kesehatan ketat. Hal ini dilakukan demi kompetisi tetap aman dari penyebaran COVID-19.

Menanggapi konsep itu, Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago mengaku tidak keberatan. Sebab, dia menyebut, Persipura sudah teruji bermain di tempat netral.

Menurut dia lagi, hal itu justru menjadi kekuatan tim karena sudah terbiasa bermain di luar kandang tanpa kehadiran suporter.

“Kami Persipura sudah teruji dalam kondisi seperti itu. 2019 lalu kita mampu lolos ke AFC dengan kondisi bermain di Sidoarjo,” kata Jacksen dikutip VIVA dari situs resmi Liga 1, Kamis 26 Agustus 2021.

Jacksen menuturkan, format itu menjadi keuntungan bagi tim dari sisi mentalitas mengingat beberapa kali Persipura harus bermain di tempat netral.

“Sehingga itu bisa menjadi salah satu faktor yang menguntungkan kita karena belum tentu klub lain punya mental seperti kita,” tuturnya.

Untuk itu, Jacksen meminta tim untuk tidak bernyali ciut saat bermain di luar kandang. Menurutnya saat ini Persipura tengah membangun kekuatan baru yang kondisinya berbeda dari musim-musim sebelumnya.

Dia optimistis dengan kekuatan timnya saat ini, dimana kekompakan dan chemistry antar pemain sudah terbangun dengan baik.

“Saya sampaikan kepada anak-anak meskipun materi kita saat ini masih dalam proses membangun sebuah kekuatan yang baru. Kita sudah punya tim yang kompak, yang sudah 1 tahun,” tutur pelatih asal Brasil ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel